Prabowo Sebut Board of Peace Penting untuk Gaza: Kita Coba Lakukan yang Terbaik

Muhamad Fajar Riyandanu
19 Februari 2026, 13:42
dewan perdamaian, prabowo, gaza
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa.
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan saat Business Summit di Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan urgensi keterlibatan Indonesia dalam menjadi negara anggota Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP). Ia berpendapat dewan tersebut bisa menghentikan konflik berkepanjangan antara Israel dan Palestina di Jalur Gaza.

Prabowo turut menyambut baik adanya inisiatif pertemuan perdana forum BoP di Washington D.C, Amerika Serikat (AS) pada pekan ini. Ia mendapat undangan dari Presiden AS Donald Trump untuk menghadiri pertemuan negara anggota BoP untuk merumuskan tindak lanjut atas perjanjian gencatan senjata di Gaza.

"Ini akan menjadi pertemuan yang sangat penting bagi saya," kata Prabowo dalam sambutannya pada acara Gala Iftar Dinner Business Summit di U.S. Chamber of Commerce, Washington DC, pada Rabu (18/2) waktu setempat seperti disiarkan dalam Youtube Sekretariat Presiden.

Prabowo mengatakan, pertemuan perdana ini memiliki arti strategis bagi kawasan Timur Tengah dan upaya perdamaian global secara menyeluruh. Dia juga mengakui, masih ada hambatan dalam berjalannya Dewan Perdamaian.

"Namun posisi saya adalah, setidaknya kita harus mencoba dan melakukan yang terbaik," ujarnya.

Prabbowo sebelumnya ikut menandatangani Piagam Dewan Perdamaian Gaza yang dibentuk oleh Trump. Penandatanganan tersebut dilakukan di sela-sela agenda Word Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1).

Prabowo lalu menjelaskan alasan Indonesia ikut bergabung dalam dewan tersebut. Presiden menilai forum ini merupakan peristiwa bersejarah bagi Indonesia untuk berkontribusi mencapai perdamaian di wilayah Gaza.

Prabowo menandatangani Piagam Dewan Perdamaian Gaza disaksikan Trump. Penandatangan dilakukan bersama-sama Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban. Selain Prabowo dan Victor Orban, sejumlah pimpinan negara lain juga turut meneken keikutsertaan Board of Peace.

Mereka yakni pimpinan Argentina, Armenia, Azerbaijan, Bahrain, Belarus, Mesir, Israel, Kosovo, Kazakstan, Yordania, Maroko, Pakistan, Paraguai, Qatar, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, Uzbekistan, dan Vietnam.

Di sisi lain, Israel terus mengerahkan kekuatan militernya terhadap warga Gaza. Pemberitaan Al Jazeera pada 18 Februari melaporkan pasukan bersenjata Israel menewaskan sedikitnya dua warga Palestina dalam insiden terpisah di Jalur Gaza pada Rabu (18/2).

Israel juga menghalangi ribuan warga Palestina untuk mengakses perawatan medis darurat dengan membatasi pembukaan perlintasan Rafah yang menghubungkan Gaza dengan Mesir.

Koresponden Al Jazeera di lapangan melaporkan seorang anak tewas di Gaza bagian utara setelah sebuah drone Israel menargetkan anak-anak yang sedang menuju lokasi rumah mereka yang hancur di kawasan itu.

Kantor berita Palestina, Wafa, mengabarkan tentara Israel juga menembaki dan menewaskan Muhand Jamal al-Najjar (20) di dekat bundaran Bani Suheila, sebelah timur Kota Khan Younis.

Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan ada 600 warga Palestina tewas dan lebih dari 1.600 lainnya luka-luka. Angka tersebut tercatat sejak gencatan senjata mulai berlaku pada pertengahan Oktober yang kerap dilanggar Israel hampir setiap hari.


Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...