Profil Abdul Kadir Karding, Eks Menteri P2MI yang jadi Kepala Badan Karantina
Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah pejabat baru hari ini. Salah satunya adalah Abdul Kadir Karding yang memimpin Badan Karantina Indonesia.
Karding pernah menjadi Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) sejak Oktober 2024 di awal pemerintahan Prabowo. Namun, posisinya berakhir pada September 2025 dan digantikan oleh anggota DPR Fraksi Golkar, Mukhtarudin
"Kami akan lakukan pengawasan ketat, tapi tetap jangan sampai mengganggu proses ekspor impor," kata Karding usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4).
Profil Abdul Kadir Karding
Abdul Kadir Karding lahir di Donggala pada 25 Maret 1973. Masa kecilnya dihabiskan di Donggala, sementara masa remajanya dijalani di Palu.
Setelah lulus SMA, ia merantau ke Semarang untuk menempuh pendidikan di Universitas Diponegoro, jurusan Perikanan. Kemudian ia melanjutkan studi magister ilmu politik di Universitas Nasional Jakarta.
Menurut laman Ikatan Alumni Undip, selepas kuliah Karding tidak pernah keluar dari jalur politik. Ia langsung terjun ke dunia organisasi dan Partai Kebangkitan Bangsa sejak akhir 1990-an.
Dalam karir politiknya, Abdul Kadir terpilih menjadi anggota DPRD Jawa Tengah pada usia 26 tahun, lewat Pemilu 1999. Ia kemudian kembali terpilih untuk periode kedua. Ia kemudian dipercaya menjadi Ketua DPW PKB Jawa Tengah periode 2006–2011, salah satu posisi penting di partai pada level provinsi.
Pada Pemilu 2009, Karding melangkah ke panggung nasional setelah terpilih menjadi anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah.
Di Senayan, ia pernah menjabat sebagai Ketua Komisi VIII DPR RI yang membidangi urusan agama, sosial, kebencanaan, dan pemberdayaan perempuan. Pada 2012, ia berpindah ke Komisi VI DPR RI yang membidangi perdagangan, investasi, koperasi, dan BUMN.
Di internal PKB, Karding pernah menjabat Sekretaris Jenderal DPP PKB periode 2014–2019.
