Shin Tae-yong Resmi Jadi Pelatih Persija Jakarta

Tia Dwitiani Komalasari
8 Juni 2026, 14:34
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong mengamati permainan anak asuhnya saat melawan Timnas Arab Saudi pada pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2024)
ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong mengamati permainan anak asuhnya saat melawan Timnas Arab Saudi pada pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2024).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Persija Jakarta resmi menunjuk Shin Tae-yong (STY) sebagai pelatih kepala baru mereka mulai musim depan di Super League 2026/2027 dengan kontrak selama tiga tahun.

STY menggantikan peran Mauricio Souza sebagai pelatih kepala di Macan Kemayoran. Pelatih asal Korea Selatan pernah menjasdi arsitek timnas Indonesia selama lima tahun dari 2020 sampai 2025.

"Semoga pilihan kita ini menjadi titik balik untuk masa depan Persija," kata Direktur Persija Mohamad Prapanca pada jumpa pers pengenalan STY di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Senin (8/6).

Saat mengungkapkan kapan pembicaraan awal soal pelatih kepala baru, Prapanca mengungkapkan proses ini berjalan saat BRI Super League musim ini memasuki 10 pekan terakhir.

Saat itu, diketahui Persija yang masih berada di jalur juara sedang mendapatkan hasil negatif, yaitu tiga laga tanpa kemenangan yang terdiri dari dua hasil imbang melawan Borneo FC (2-2) dan Dewa United (1-1) dan satu kekalahan dari Bhayangkara Presisi Lampung FC (2-3).

Tiga laga tanpa kemenangan itu pada akhirnya mengakhiri peringkat Macan Kemayoran di peringkat ketiga klasemen akhir dengan 71 poin, berjarak delapan poin dari delapan poin Persib Bandung yang juara dan Borneo FC yang menjadi runner-up.

"Pelatih kita saat itu coach Mauricio sudah berikan yang terbaik, tapi kita punya target yang lebih tinggi," kata Prapanca.

Selama lima tahun di timnas Indonesia, STY membawa tim Garuda meraih capaian  gemilang, meskipun belum mendapatkan trofi. Dia meloloskan tiga tim nasional ke Piala Asia, lolos 16 besar Piala Asia 2023, menjadi peringkat keempat Piala Asia U23 2024, lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2027 sekaligus lolos ke Piala Asia 2027, hingga mengerek peringkat timnas dari peringkat 173 dunia ke peringkat 129 dunia.

Setelah kontraknya di timnas Indonesia diputus PSSI pada awal Januari tahun lalu, STY kemudian menjadi Vice-President di Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) selama 11 bulan.

Selesai dari situ, pelatih asal Korea Selatan itu menjadi Director of Football di Seongnam FC selama empat bulan, dan terakhir menjadi pelatih di Ulsan HD selama dua bulan yang diakhiri dengan dua kemenangan, empat seri, dan empat kekalahan dari 10 laga yang dipimpinnya.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...