Dua Tunggal Putra Muda Indonesia Melaju ke Semifinal Australian Open 2026

Septiani Teberlina
Oleh Septiani Teberlina - Tim Publikasi Katadata
13 Juni 2026, 09:57
Alwi Farhan Alhasny menunjukkan ekspresi penuh determinasi saat berjuang di perempat final Australian Open 2026, Sydney. Mengenakan jersey berlogo wondr by BNI, Alwi menang dua gim langsung atas wakil Taiwan untuk melangkah ke babak empat besar.
Dok. PBSI
Alwi Farhan Alhasny menunjukkan ekspresi penuh determinasi saat berjuang di perempat final Australian Open 2026, Sydney. Mengenakan jersey berlogo wondr by BNI, Alwi menang dua gim langsung atas wakil Taiwan untuk melangkah ke babak empat besar.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Dua pebulu tangkis muda Indonesia, Alwi Farhan Alhasny dan Mohammad Zaki Ubaidillah, memastikan tempat di babak semifinal Australian Open 2026 yang digelar di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, Australia. Keberhasilan keduanya tidak lepas dari dukungan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI selaku mitra strategis Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI).

Alwi melangkah ke empat besar setelah menundukkan wakil Taiwan, Lee Chia Hao, pada perempat final dengan skor 21-18 dan 21-15. Pencapaian ini melampaui hasil terbaiknya di turnamen yang sama tahun lalu, ketika langkahnya terhenti di babak perempat final. Sebelum tampil di Sydney, Alwi juga telah menjalani serangkaian turnamen internasional, termasuk Singapore Open dan Indonesia Open.

Sementara itu, Mohammad Zaki Ubaidillah—akrab disapa Ubed—tampil lebih dominan. Ia menyingkirkan Justin Hoh asal Malaysia dengan skor 21-7 dan 21-13, hanya dalam 38 menit, untuk mengamankan satu lagi tiket semifinal bagi Indonesia.

Di babak empat besar, Alwi akan menghadapi tunggal putra Hong Kong, sementara Ubed dijadwalkan berhadapan dengan wakil China, Dong Tian Yao. Jika keduanya berhasil menang, Indonesia berpeluang mewujudkan partai all Indonesian final di sektor tunggal putra.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menilai pencapaian kedua atlet ini sebagai cerminan dari proses pembinaan yang konsisten dan berjenjang yang didukung oleh BNI bersama PBSI. "Selain peningkatan kemampuan teknis, pengalaman bertanding di berbagai turnamen internasional juga berperan penting dalam membentuk mental juara dan daya saing atlet muda Indonesia," kata Okki.

Ia menambahkan bahwa proses regenerasi atlet memerlukan jam terbang dan kesempatan tampil secara berkelanjutan di level internasional. "Kami berharap pengalaman di turnamen-turnamen seperti ini semakin memperkuat kepercayaan diri dan kematangan para atlet muda. BNI berkomitmen untuk terus hadir mendukung perjalanan mereka di panggung internasional," ujarnya.

Melalui sinergi bersama PBSI, BNI berharap semakin banyak pemain muda yang memperoleh kesempatan berkembang serta memperkaya pengalaman internasional. BNI percaya bahwa ini merupakan investasi jangka panjang dalam pengembangan generasi muda Indonesia yang secara bertahap dapat mengukuhkan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama bulu tangkis dunia.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...