Bahlil Hadap Prabowo di Istana, Lapor 1.400 Desa Teraliri Listrik

Muhamad Fajar Riyandanu
28 Juli 2026, 15:24
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyatakan Indonesia akan menerapkan mandatori bioetanol secara bertahap dengan target mencapai E10-E20 pada 2027.
Youtube Sekretariat Presiden
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyatakan Indonesia akan menerapkan mandatori bioetanol secara bertahap dengan target mencapai E10-E20 pada 2027.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, ke Istana Merdeka Jakarta pada Rabu (28/7).

Bahlil mengatakan dirinya dipanggil oleh Prabowo untuk melaporkan perkembangan program penyediaan akses listrik di desa.

Ia mengatakan pemerintah mencatat sekitar 11 ribu desa belum memiliki akses listrik. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.400 desa kini telah rampung dibangun jaringan maupun infrastruktur pendukungnya.

"Dari 11 ribu desa yang belum ada listrik, sekarang sudah ada sekitar 1.400 yang sudah selesai dikerjakan untuk siap untuk diresmikan. Jadi saya akan laporkan kepada Bapak Presiden," kata Bahlil, sebelum pertemuan.

Selain membahas listrik desa, Bahlil juga melaporkan penataan sektor pertambangan kepada Prabowo, antara lain perkembangan proyek ekosistem baterai kendaraan listrik yang digarap oleh CATL pada 2025 lalu.

"Sekarang sudah selesai, sudah bisa berproduksi. Ini bagian daripada implementasi hilirisasi daripada nikel," ujarnya.

Kementerian ESDM sebelumnya menargetkan program Listrik Desa (Lindes) bisa menyasar 5.758 desa dengan penyambungan listrik bagi sekitar 1,2 juta rumah tangga pada 2025 sampai 2029.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemerataan akses listrik kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya yang bertempat tinggal di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Target ini juga sejalan dengan arah kebijakan ketenagalistrikan yang dituangkan pada Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) Tahun 2025-2034.

"Akses listrik bukan sekadar terang, ini bisa membuka kesempatan belajar, produktivitas ekonomi, dan layanan kesehatan yang lebih baik. Lisdes 2025-2029 kami rancang untuk menghadirkan manfaat hingga ke desa-desa terjauh,” kata Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung dalam siaran pers, dikutip Rabu (3/9/2025).

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu
Editor: Yuliawati

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...