Prabowo Curhat Masa Kerja 663 Hari: Menteri Sakit Sampai Operasi

Andi M. Arief
14 Agustus 2026, 10:58
Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kanan) berbincang dengan Ketua MPR RI Ahmad Muzani (tengah), Ketua DPR RI Puan Maharani (kedua kiri), dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin (kiri) saat menghadiri
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bay/kye
Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kanan) berbincang dengan Ketua MPR RI Ahmad Muzani (tengah), Ketua DPR RI Puan Maharani (kedua kiri), dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin (kiri) saat menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintahannya telah menerbitkan 121 kebijakan selama 663 hari atau sekitar 21 bulan masa pemerintahan. Selama masa pemerintahannya, kata dia, para Menteri bekerja keras hingga ada yang harus dirawat di rumah sakit.

Prabowo tidak merinci lebih lanjut siapa menteri yang sakit maupun penyakit apa yang diderita anggota kabinetnya. Namun, Ketua Partai Gerindra ini menilai berjatuhan pembantunya disebabkan oleh penerbitan kebijakan transformatif setiap 5 hari sekali selama 663 hari terakhir.

"Demikian kerasnya para menteri dan pembantu saya telah bekerja sampai beberapa di antara mereka terpaksa masuk rumah sakit. Sebab, ada yang pingsan atau menjalani operasi karena kecapaian," kata Prabowo dalam Pidato Kenegaraan HUT ke-81 RI di ruang sidang paripurna parlemen, Jumat (14/8).

Prabowo menyampaikan dirinya tidak memberikan waktu istirahat selama menjabat sebagai presiden sejak 20 Oktober 2024. Menurutnya hal tersebut penting karena rakyat telah memberikan amanat kepada dirinya dengan penuh kehormatan.

Walau demikian, Prabowo mengaku telah menjanjikan pembantunya untuk mengurangi waktu kerja hingga Oktober 2029. Namun Kepala Negara mensinyalir para menteri tersebut tidak mempercayai janji tersebut.

"Mereka menjawab janji tinggal janji," katanya.

Berdasarkan catatan Katadata, setidaknya ada dua menteri yang dikabarkan sakit pada tahun ini, yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Secara rinci, Purbaya dikabarkan jatuh sakit berat pada Mei 2026. Namun Purbaya menjelaskan kunjungannya ke rumah sakit pada bulan tersebut merupakan pemeriksaan kesehatan rutin.

Purbaya juga membantah kabar mengenai status gula darahnya yang tinggi. Purbaya menyebut saat ini gula darahnya berada di angka 118, dan dalam kondisi kesehatan normal.

Sementara itu, Menko Pratikno dikabarkan mundur dari jabatannya karena sakit pada bulan ini. Pratikno menekankan dirinya masih melakukan tugas pemerintahan, salah satunya mengunjungi kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur pasca terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Ia berangkat dari Jakarta menuju Malang pada pagi hari untuk menangani kebakaran yang terjadi di kawasan tersebut. “Sakit nggak, mundur nggak. Lagi bertugas kok,” kata Pratikno dalam keterangannya kepada wartawan pada Selasa (11/8).

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Andi M. Arief
Editor: Yuliawati

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...