BNPB: Empat Gunung di Jawa Timur hingga Kawah Ijen Terbakar
Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB menemukan 1.924 hektare lahan dan hutan dalam kawasan pegunungan di Jawa Timur terbakar hari ini.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mencatat ada empat gunung dan satu bukit di Jawa Timur yang kini dilahap api, yakni Gunung Semeru, Gunung Wilis, Gunung Ungup-Ungup, Gunung Arjuno Welirang, dan Bukit Sariwani.
"Kami juga memperoleh surat adanya penutupan akses di Taman Wisata Alam Kawah Ijen," kata Berton dalam konferensi pers di kantornya, Jumat (4/9).
Berton menyampaikan beberapa pihak sedang menangani karhutla di kawasan pegunungan tersebut, seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Timur, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Taman Hutan Raya Raden Soerjo, Perum Perhutani, TNI, Polri, Manggala Agni, dan relawan.
Berton mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi penutupan di kawasan Kawah Ijen dan tidak memaksakan diri memasuki kawasan. Pada saat yang sama, pemerintah mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah.
Selain itu, Berton menekankan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran untuk membuka lahan dan menghindari aktivitas yang berpotensi jadi sumber api di kawasan hutan dan pegunungan. "Segera laporkan kepulan asap ke petugas jika menemukan," katanya.
Pada bulan lalu, Rabu (26/8), TNBTS telah menutup akses jalur pendakian di Gunung Semeru karena terbakar. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran proses pengendalian api, pemadaman kebakaran, dan evakuasi pengunjung yang masih ada di dalam kawasan.
Kebakaran di Gunung Semeru terjadi setelah api di Gunung Bromo padam hampir dua pekan sebelumnya, Jumat (14/8). Kementerian Kehutanan menemukan hanya ada bara api di kawasan tersebut namun tidak ada api yang menyala hingga pukul 15.00 WIB pada hari yang sama.
Kebakaran yang terjadi sejak Senin (3/8) telah menghanguskan 1.120 hektare lahan di kawasan taman nasional tersebut. Sepekan setelah api dapat diredam, kawasan Gunung Bromo kembali dibuka untuk wisatawan. Adapun penutupan kawasan wisata Gunung Bromo dilakukan sejak 8 Agustus 2026.
“Pada hari ini, secara resmi, saya atas nama Menteri Kehutanan Republik Indonesia, mengumumkan bahwa pembukaan kembali Taman Nasional Bromo Tengger Semeru sejak tanggal 20 Agustus yang akan datang,” kata Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, dalam Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR RI pekan lalu.
