Sosok Jimmy Masrin, Koruptor yang Fotonya Ditemukan di Lapas Mewah Cibinong

Andi M. Arief
29 September 2026, 15:54
Terdakwa kasus korupsi pemberian fasilitas kredit Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Newin Nugroho (kanan), Jimmy Masrin (kiri) dan Susy Mira Dewi Sugiarta (tengah) berjalan usai menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (16/
ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/wpa.
Terdakwa kasus korupsi pemberian fasilitas kredit Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) Newin Nugroho (kanan), Jimmy Masrin (kiri) dan Susy Mira Dewi Sugiarta (tengah) berjalan usai menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (16/12/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan atau Imipas buka suara tentang figura yang berisi kolase foto koruptor Jimmy Masrin merupakan hasil razia yang dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong.

Foto tersebut merupakan salah satu barang yang ditemukan dalam rumah dinas berfasilitas mewah di Lapas Cibinong. Keberadaan foto tersebut terkuak setelah Ombudsman RI melakukan inspeksi mendadak ke rumah dinas dan mes pegawai Lapas Cibinong pekan lalu, Kamis (24/9).

"Bingkai foto atas nama warga binaan Jimmy Masrin di rumah dinas merupakan barang yang diamankan dalam razia keamanan," kata Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imipas Mashudi dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi XIII DPR, Senin (28/9).

Jimmy Masrin merupakan terpidana kasus korupsi fasilitas pembiayaan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia senilai Rp 992,82 miliar. Jimmy yang menjabat sebagai Komisaris Utama PT Petro Energy, sekaligus penerima manfaat.

Majelis hakim menilai Jimmy berkontribusi merugikan keuangan negara hingga Rp 958,38 miliar. Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta menjatuhi hukuman paling berat pada Jimmy dengan vonis 8 tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsider 4 bulan kurungan.

Selain Masrin, terdakwa kasus korupsi LPEI lainnya yakni Newin Nugroho selaku Presiden Direktur PT Petro Energy dan Susy Mira Dewi Sugiarta selaku Direktur PT Petro Energy.

Foto Jimmy Masrin Pindah Tempat 

Mashudi menyampaikan barang mewah lain yang ada di rumah dinas saat sidak Ombudsman merupakan barang pribadi pegawai. Adapun barang yang dimaksud adalah televisi, sofa, kasur pegas, dan kulkas berisi minuman keras.

Di samping itu, Mashudi menyampaikan fasilitas yang diduga sebagai simulator golf merupakan area yang disiapkan untuk menjadi loker. Sementara itu, lahan parkir di area Sarana Asimilasi dan Edukasi di Lapas Cibinong merupakan lahan parkir alternatif saat area parkir utama penuh.

Kepala Lapas Cibinong Wisnu Hani Putranto menjelaskan figura Jimmy Masrin ditemukan dalam rumah dinas yang ditempati Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban Lapas Cibinong Adi Nugroho Nur Wicaksono.

Wisnu mencatat figura tersebut diamankan setelah Adi melakukan razia ke blok hunian warga binaan pada 22 September 2026. Namun Wisnu tidak menjelaskan kenapa figura tersebut diamankan di rumah dinas Adi dan bukan di ruangan barang sitaan Lapas Cibinong.

Yanuar mensinyalir Wisnu telah menyampaikan laporan palsu kepada Mashudi. Sebab, Wisnu telah menghilangkan semua temuan dugaan maladministrasi Ombudsman RI setelah ditemukan di 13 rumah dinas Lapas Cibinong.

Beberapa temuan yang dimaksud adalah figura foto narapidana korupsi Jimmy Masrin dan beberapa perabotan mewah, seperti kasur pegas, sofa, hingga pendingin ruangan. Yanuar menyampaikan Mashudi harus bertanggung jawab terhadap penghilangan temuan Ombudsman yang dilakukan Wisnu.

"Anda bukan hanya bohongi Pak Menteri, Anda bohongi seluruh rakyat. Ini tidak bisa dibenarkan. Jadi, lebih baik Anda jujur dan terbuka di sidang ini, itu mungkin bisa meringankan hukuman nanti," katanya.

Selain itu, Yanuar menyoroti minimnya kamera pengawas atau CCTV di kawasan rumah dinas Lapas Cibinong. Menurutnya, keberadaan CCTV dapat dengan mudah menunjukkan pihak yang bertanggung jawab atas penghilangan temuan tersebut.

"Anda telah tiga tahun di Lapas Cibinong, telah menjabat selama tiga periode anggaran dan tidak mengajukan pemasangan CCTV. Ini namanya konyol," katanya.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Andi M. Arief
Editor: Yuliawati

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...