Profil Suyudi Ario Seto: Kepala BNN yang jadi Kapolri Pilihan Prabowo
ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen PolÊSuyudi Ario Seto menyampaikan sambutan saat pembukaan International Society of Substance Use Professionals (ISSUP) Regional Conference 2025 di Kuta, Badung, Bali, Rabu (17/9/2025).
Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyetujui pengangkatan Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri menggantikan Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
Ketua DPR Puan Maharani mengatakan Suyudi akan dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri siang ini. Proses persetujuan Suyudi juga cepat, dari penyerahan Surat Presiden hingga pengesahan hanya berlangsung kurang dari 2 jam.
"Supaya tidak terjadi kekosongan nanti setelah penetapan ini saya tandatangani sebagai ketua DPR dan saya kirimkan kepada Bapak Presiden, insyaallah setelah Zuhur calon Kapolri akan segera dilantik oleh Bapak Presiden,” kata Puan.
Suyudi lahir pada 14 Juli 1973 dan lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) pada 1994. Ia juga menempuh pendidikan kepolisian di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003, serta Sekolah Staf dan Pimpinan Tingkat Tinggi (Sespimti) yang rampung pada 2018.
Sebelumnya, Suyudi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten hingga 5 Agustus 2025. Setelah tak menjadi kapolda Banten, Suyudi menjadi Pati Bareskrim Polri sebelum diangkat menjadi Kepala BNN pada 2025.
Suyudi dikenal sebagai spesialis reserse kriminal. Dia pernah menduduki posisi strategis di antaranya Kanit II Resmob Polda Metro Jaya, Kapolsek di wilayah Pasar Minggu, Tanah Abang, serta Penjaringan.
Selain itu, dia juga pernah menjadi Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Tangerang Kota, dan Jakarta Barat. Lalu Kasubdit Ranmor Polda Metro Jaya (2011), Kapolres Majalengka, Bogor, Kota Bogor, Metro Jakarta Pusat pada kurun 2014 hingga 2017. Karirnya meningkat hingga menjadi Wadirtipideksus dan Wadirtipidsiber Bareskrim Polri (2020), serta Wakapolda Metro Jaya (2023).
Saat menjabat Kepala BNN, Suyudi pernah membongkar beberapa kasus. Salah satu kasus yang dibongkar adalah penangkapan Dewi Astutik di Kamboja. Dewi merupakan aktor intelektual dari penyelundupan dua ton sabu di Kepulauan Riau.
