Baru Dilantik Prabowo, Kapolri Suyudi Lantik 27 Pejabat Mabes Polri dan Kapolda

Desy Setyowati
4 Oktober 2026, 14:33
Kapolri, Prabowo,
ANTARA/HO-Divisi Humas Polri
Sejumlah pati dan pamen Polri mengikuti pelantikan jabatan baru yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (3/10/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melantik 27 perwira tinggi Polri untuk mengisi sejumlah jabatan strategis di Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) dan kepala kepolisian daerah (Kapolda), Sabtu (3/10) malam.

Pelantikan itu berlangsung dua hari setelah Suyudi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri pada Kamis (1/10). Pelantikan 27 pejabat ini digelar setelah Kapolri melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) Polri.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober.

"Ini merupakan rangkaian dari surat telegram nomor 2205, ini sebanyak 88 personel. Dan saat ini yang diserahterimakan tadi adalah merupakan PJU dan para Kapolda jajaran," kata Trunoyudo kepada wartawan seusai pelantikan di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu malam (3/10).

Dari total 27 jabatan yang diisi, sebanyak 25 perwira menjalani sertijab. Sementara itu, dua perwira lainnya dilantik untuk mengisi jabatan Astamarena Kapolri dan Korspripim.

Sejumlah jabatan utama Mabes Polri yang mengalami pergantian di antaranya Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim), Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam), Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam), Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat), serta Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadivpropam).

Irjen Pol Asep Safrudin dilantik sebagai Kabareskrim Polri, sedangkan Irjen Pol Herry Heryawan dipercaya menjadi Kabaharkam Polri.

Kemudian, Irjen Pol Dedy Kusuma Bakti dilantik sebagai Kabaintelkam, Irjen Pol Rudi Darmoko sebagai Kalemdiklat Polri, dan Irjen Pol Mahmud Nazly Harahap sebagai Kadivpropam Polri.

Selain pergantian pejabat utama di tingkat Mabes Polri, rotasi mencakup sejumlah jabatan Kapolda. Salah satunya, Irjen Pol Dadang Hartanto dipercaya menjabat Kapolda Metro Jaya.

Kapolri Suyudi Mutasi 88 Perwira Polri

Sebelumnya, Polri melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 pati dan pamen sehari setelah Suyudi resmi menjabat sebagai Kapolri. Dari jumlah ini, sebanyak 70 personel mendapatkan promosi atau menempati jabatan baru.

Pergantian itu mencakup 14 jabatan pejabat utama Mabes Polri dan 19 jabatan Kapolda. Polri menyebut rotasi ini sebagai bagian dari dinamika organisasi untuk mempercepat adaptasi, penyegaran, dan regenerasi kepemimpinan.

Trunoyudo mengatakan, percepatan rotasi dibutuhkan untuk menjawab dinamika serta ekspektasi masyarakat terhadap institusi kepolisian.

"Percepatan-percepatan dalam dinamika ini sangat dibutuhkan dalam beradaptasi untuk dinamika organisasi," kata Trunoyudo seusai pelantikan sejumlah pejabat utama dan Kapolda di Mabes Polri, Sabtu malam (3/10).

Ia menjelaskan, Kapolri juga memberikan arahan kepada para pejabat yang baru dilantik agar menjalankan jabatan sebagai amanah dengan penuh tanggung jawab.

Para pejabat baru diminta segera beradaptasi dengan tugas masing-masing, melanjutkan program yang telah berjalan, menjaga soliditas organisasi, serta memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat.

Trunoyudo menambahkan, Suyudi berkomitmen menjalankan program bertajuk "Polri Bersama Masyarakat" untuk menghadapi dinamika dan tuntutan masyarakat.

"Kapolri berkomitmen kepada seluruh masyarakat dalam menghadapi dinamika dan tuntutan masyarakat dengan tagline beliau adalah 'Polri Bersama Masyarakat'," ujarnya.

Pengamat Nilai Pejabat Baru Polri Mumpuni

Pengamat kepolisian Poengky Indarti menilai jajaran pejabat utama Mabes Polri yang baru memiliki kapabilitas untuk memperkuat profesionalisme institusi Korps Bhayangkara.

Poengky mencontohkan Dedy Kusuma Bakti yang dipercaya menjabat Kabaintelkam Polri. Menurut dia, pengalaman Dedy di bidang intelijen menjadi modal untuk menjalankan tugas di posisi tersebut.

Ia juga menilai penunjukan Herry Heryawan sebagai Kabaharkam Polri sesuai dengan pengalaman yang bersangkutan di bidang penegakan hukum dan keamanan.

“Cocok dengan pengalaman beliau yang lama penegakan hukum dan keamanan sehingga diharapkan mampu menangani pemeliharaan keamanan dengan baik,” kata Poengky.

Sementara itu, penunjukan Asep Safrudin sebagai Kabareskrim Polri dinilai tepat karena memiliki latar belakang di bidang reserse kriminal. Adapun posisi Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kakortastipidkor) Polri dinilai sesuai dengan keahlian Irjen Pol Arie Ardian Rishadi, yang memiliki pengalaman di bidang penegakan hukum dan kepemimpinan kewilayahan.

Poengky menilai latar belakang para pejabat tersebut dapat mendukung penguatan profesionalisme dan peningkatan kinerja Polri.

"Intinya, saya melihat profesionalisme semakin menguat dan hal ini menunjukkan sangat positif bagi peningkatan prestasi Polri," ucapnya.

Poengky juga menyoroti penunjukan Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya. Menurut dia, pengalaman Dadang sebagai Wakapolda Sumatera Utara dan Kapolda Maluku menjadi bekal untuk memimpin wilayah dengan tantangan yang lebih besar.

“Irjen Pol. Dadang Hartanto yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Wakapolda Sumut yang penuh tantangan serta teruji di Maluku sebagai Kapolda Maluku, saat ini dipercaya menjadi Kapolda Metro Jaya yang tantangannya jelas lebih berat. Itu menunjukkan penguatan skill and knowledge untuk memimpin kewilayahan,” ujarnya.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Antara

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...