Presiden Mesir Akan Temui Prabowo di Indonesia, Bahas Kerja Sama Bilateral

Muhamad Fajar Riyandanu
9 Oktober 2026, 16:45
Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi di Kairo, Mesir pada 12 April 2025. Foto: Instagram/Kemensetneg.ri
Instagram/Kemensetneg.ri
Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi di Kairo, Mesir pada 12 April 2025. Foto: Instagram/Kemensetneg.ri
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi akan melangsungkan pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan ke Indonesia dalam waktu dekat. Kunjungan Abdel Fattah ke Indonesia merupakan rangkaian kunjungan ke sejumlah negara Asia, yakni Korea Selatan (Korsel) dan Malaysia.

Juru Bicara Kepresidenan, Duta Besar Mohamed El-Shennawy, menyatakan bahwa rangkaian ini dimulai dengan kunjungan kenegaraan ke Korea Selatan untuk mengadakan pembicaraan dengan Presiden Korea Lee Jae Myung.

Abdel Fattah juga akan berpartisipasi dalam diskusi meja bundar bersama para CEO dan perwakilan perusahaan-perusahaan besar Korea. “Rangkaian kunjungan ini juga mencakup kunjungan kenegaraan ke Malaysia serta kunjungan ke Indonesia,” kata Mohamed El-Shennawy dalam siaran pers yang dikutip pada Jumat (9/10).

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah mengunjungi El-Sisi di Istana Kepresidenan Al Ittihadiya, Kairo, Desember 2024 lalu. Dua pimpinan negara itu membahas sejumlah isu strategis sekaligus penguatan kerja sama antarpihak.

Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas upaya penguatan kampanye Islam moderat dan dukungan untuk Palestina melalui gencatan senjata dengan Israel di Jalur Gaza.

Pada awalnya Prabowo menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah Mesir yang telah memberikan kesempatan kepada lebih dari 15 ribu mahasiswa Indonesia untuk belajar di Universitas Al-Azhar, Kairo.

Prabowo melanjutkan, Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim berkomitmen untuk mempromosikan Islam yang moderat dan penuh toleransi.

Pertemuan membahas penguatan kampanye Islam moderat, kerja sama pendidikan bagi lebih dari 15 ribu mahasiswa Indonesia di Universitas Al-Azhar, serta dukungan bersama untuk Palestina melalui dorongan gencatan senjata di Jalur Gaza.

Kedua pemimpin juga menegaskan komitmen memperluas peluang pendidikan dan memperkuat citra Islam yang damai serta toleran.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...