Hashim Ungkap Rencana Prabowo Bagi HP Gratis untuk Warga Penerima Bansos

Sukriwan Ramadhan
13 Oktober 2026, 19:21
Dewan Penasihat Prasasti Center for Policy Studies Hashim Djojohadikusumo menyampaikan paparannya saat Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026). Forum tersebut membahas hasil riset Prasasti tentang masih sedikitnya bisnis di In
ANTARA FOTO/Fauzan/tom.
Dewan Penasihat Prasasti Center for Policy Studies Hashim Djojohadikusumo menyampaikan paparannya saat Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026). Forum tersebut membahas hasil riset Prasasti tentang masih sedikitnya bisnis di Indonesia yang mampu naik kelas serta pentingnya kebijakan sektor swasta untuk mengatasi hambatan ketenagakerjaan, perizinan, dan pungutan liar yang menghambat pertumbuhan usaha.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Utusan Khusus Presiden, Hashim Djojohadikusumo, mengatakan pemerintah terus merampungkan rencana membagikan ponsel pintar atau handphone (HP) kepada masyarakat. Rencana itu menurut Hashim untuk menunjang rencana Presiden Prabowo Subianti memperluas inklusi keuangan sekaligus merombak sistem penyaluran bantuan sosial (bansos). 

Menurut Hashim pembagian hp gratis akan membuat masyarakat mudah terhubungan dengan rekening digital yang akan digunakan untuk pembagian bansos langsung dari sebelumnya secara tunai menjadi sistem digital.

"Setiap warga negara akan diberikan telepon genggam yang dilengkapi dengan rekening digital," ujar Hashim saat memaparkan materinya dalam Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Jakarta, Selasa (13/10).

Hashim menjelaskan, keberadaan rekening digital yang terintegrasi di ponsel penerima bertujuan mempermudah Kementerian Keuangan untuk mendistribusikan dana bantuan secara langsung tanpa perantara. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan efisiensi penyaluran bansos di seluruh Indonesia.

"Menurut Bank Dunia, dan saya rasa pemerintah juga sepakat, sebanyak 30% penduduk kita tidak memiliki rekening bank. Mereka masih berada di luar sektor perbankan," ungkapnya.

Untuk menjangkau kelompok masyarakat yang belum berinteraksi dengan perbankan pemerintah telah menugaskan dua bank BUMN, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Kedua bank pelat merah itu diminta membukakan rekening massal.

Selain penyaluran bansos, program ini juga berjalan beriringan dengan rencana pemerintah untuk membukakan rekening bank secara gratis bagi masyarakat yang baru menginjak usia 17 tahun, lengkap dengan saldo awal sebesar Rp 50 ribu per rekening.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Sukriwan Ramadhan

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...