Profil Wamenhan Richard Tampubolon: Dari Jenderal Kopassus hingga Satgas PKH
Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Richard Taruli Horja Tampubolon menjadi Wakil Menteri Pertahanan (Wamenham) bidang Strategi Doktrin dan Pembangunan Kekuatan.
Pelantikan berlangsung di Istana Merdeka Jakarta pada Kamis (15/10). Richard dilantik bersamaan dengan Marsekal Yusuf Jauhari sebagai Wamenhan bidang Logistik Industri Pertahanan dan Teknologi.
Richard irit bicara saat konferensi pers setelah pelatikannya. Ia hanya menjelaskan bahwa penyusunan strategi pertahanan perlu mempertimbangkan dinamika geopolitik yang terus berubah saat ini. “Jadi semuanya tergantung berdasarkan analisa, berdasarkan perkembangan geopolitik yang adaptif,” kata Richard.
Richard memiliki latar belakang karier di lingkungan TNI Angkatan Darat (AD). Ia pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, termasuk Inspektur Jenderal TNI AD (Irjenad) 2022-2023, hingga Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III yang berkedudukan di Timika, Papua Tengah selama setahun sampai Juli 2024.
Prajurit kelahiran Toba, Sumatera Utara, 57 tahun lalu ini juga pernah dipercaya menjadi Kepala Staf Umum (Kasum) TNI sejak 24 Juli 2024 sampai 15 Oktober 2026.
Saat menjabat sebagai Pangkogabwilhan III pada Juni 2024, Richard yang saat itu berpangkat Letnan Jenderal (Letjen) pernah memberikan pembekalan kepada taruna tingkat IV Akademi Militer (Akmil) mengenai strategi, taktik, dan urgensi mengembangkan cara berpikir dalam menghadapi tantangan peperangan.
“Cara berperang yang efektif tidak hanya mengandalkan otot, tetapi lebih pada penggunaan otak dan taktik yang tepat,” ujarnya.
Setelah menjalankan tugas di wilayah komando gabungan, Richard selanjutnya menduduki posisi Kasum TNI pada 2024. Dalam jabatan tersebut, ia terlibat dalam berbagai agenda koordinasi staf umum dan kerja sama pertahanan, termasuk memimpin delegasi Indonesia dalam Sidang ke-22 TNI-Singapore Armed Forces Annual Staff Meeting di Singapura pada Juni 2026.
Forum tersebut menjadi sarana konsultasi strategis antara TNI dan Angkatan Bersenjata Singapura untuk mengevaluasi serta memperkuat kerja sama pertahanan bilateral.
Di luar tugas TNI, Richard juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pelaksana 1 Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dan Wakil Ketua I Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi pemulihan pascabencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Richard saat ini juga aktif sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) masa bakti 2024-2028.
Lulusan Akmil 1992 dari Infanteri Kopassus
Richard Tampubolon merupakan lulusan Akmil 1992 dari kecabangan Infanteri, dengan mengawali karier militernya di lingkungan Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Ia mengikuti sejumlah pendidikan militer, antara lain Sekolah Dasar Kecabangan Infanteri, pendidikan penerjun payung, Dik Komando 64 pada 1993, serta pendidikan terjun bebas dan Pandu Udara. Richard juga menempuh pendidikan lanjutan Diklapa I dan II serta Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Dikreg XLV pada 2007.
Sebagian perjalanan karier Richard berlangsung di lingkungan Kopassus. Ia pernah menduduki sejumlah jabatan, antara lain Pabandya Lid Sintel Kopassus, Komandan Batalyon 11 Grup 1 Kopassus, Wakil Komandan Grup 2 Kopassus, Asisten Intelijen Danjen Kopassus, Komandan Grup 2 Kopassus, Komandan Grup 3 Kopassus, hingga Wakil Komandan Jenderal Kopassus pada 2017–2018.
Dalam perjalanan dinasnya, Richard juga tercatat pernah mengikuti operasi militer Seroja di Timor-Timur pada 1998 dan Operasi Magado Raya di Sulawesi Tengah.
Pengalaman lainnya adalah penugasan di Papua melalui Operasi Nemangkawi I pada 2018. Ketika itu, Richard menjabat Wakil Komandan Jenderal Kopassus dengan pangkat Brigadir Jenderal TNI. Ia dipercaya menjadi Kepala Operasi Nemangkawi I dengan misi penegakan keamanan yang menyasar kelompok bersenjata di Papua.
Setelah bertugas di Kopassus, Richard melanjutkan kariernya di sejumlah posisi komando dan staf. Ia pernah menjabat Komandan Resimen Induk Kodam VI/Mulawarman pada 2016, Komandan Korem 023/Kawal Samudera pada 2016–2017, serta Kasdam VI/Mulawarman pada 2018–2019.
Kariernya berlanjut sebagai Kepala Staf Kogabwilhan I pada 2019–2020, Komandan Koopssus TNI pada 2020–2021, dan Pangdam XVI/Pattimura pada 2021–2022.
Harta Kekayaan Rp 10 Miliar
Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diterbitkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatatkan bahwa Richard melaporkan harta kekayaan bersih senilai Rp10,04 miliar. Nominal itu merupakan laporan periodik tahun 2025 yang disampaikan pada 20 Maret 2026. Dalam dokumen tersebut, jabatan Richard masih sebagai Kasum TNI.
Komponen terbesar kekayaannya berupa tanah dan bangunan senilai Rp 8,46 miliar. Aset tersebut mencakup sejumlah tanah serta properti yang tercatat berada di beberapa daerah, antara lain Sukoharjo, Bekasi, Cianjur, Balikpapan, Bogor, Humbang Hasundutan, Penajam Paser Utara, dan Karawang.
Richard juga melaporkan kepemilikan mobil Toyota Innova tahun 2016 senilai Rp 201,68 juta. Selain itu, ia terdapat harta bergerak lainnya senilai Rp 727,59 juta, surat berharga Rp 1,52 miliar, serta kas dan setara kas sebesar Rp 991,27 juta. Adapun utang yang dilaporkan mencapai sekitar Rp1,86 miliar.
