DEN Ingatkan Mitigasi Masalah Pangan Dampak El Nino dan La Nina hingga 2027

Mela Syaharani
21 Oktober 2026, 15:24
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan memberikan kuliah umum kepada mahasiswa asal Indonesia maupun negara-negara lain di Universitas Tsinghua, Beijing, China, Jumat (18/9/2026).
ANTARA FOTO/Desca Lidya Natalia/wsj.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan memberikan kuliah umum kepada mahasiswa asal Indonesia maupun negara-negara lain di Universitas Tsinghua, Beijing, China, Jumat (18/9/2026).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Dewan Ekonomi Nasional (DEN) mengingatkan agar pemerintah dapat menyiapkan antisipasi untuk menghadapi fenomena El Nino dan La Nina di Indonesia. Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan kedua fenomena ini kedepannya akan berpengaruh terhadap pangan Indonesia, baik itu ketersediaannya ataupun potensi banjir imbas La Nina.

“Dengan demikian ada kontinjensi untuk menghadapi hal-hal yang memang di luar kemampuan kita karena itu masalah alam, namun bisa diprediksi bakal terjadi,” kata Luhut usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo dan jajaran menterinya di Istana Merdeka, Selasa (20/10).

Dia menyebut antisipasi ini bisa dilakukan melalui penyiapan pangan, penentuan jadwal untuk menanam, dan seterusnya.

Di samping itu Anggota DEN Mari Elka Pangestu mengatakan El Nino diperkirakan akan berlangsung hingga kuartal pertama tahun depan, kemudian La Nina akan mulai terjadi pada pertengahan 2027.

Selain antisipasi penyiapan pangan, DEN juga menyarankan agar pemerintah dapat menggunakan data yang baik untuk mengidentifikasi titik-titik yang akan mengalami kekeringan dan melakukan antisipasi disana.

“Antisipasi baik dari segi pompa, penggunaan pompa yang tepat, kapan harus tanam, mungkin harus ditunda misalnya karena kekeringan, dan juga mengantisipasi banjir dan kemungkinan dampak bencana ya. Jadi ini antisipasi-antisipasi yang perlu dilakukan tapi berbasis data dan melihat perkiraan-perkiraan,” ucap Mari.

DEN juga menyebut pemerintah juga penting untuk menjaga harga pangan, kesediaan pangan, stok cadangan pangan terutama beras, melakukan distribusi yang tepat, dan melakukan operasi pasar bilamana diperlukan.

“Karena hampir semua insiden El Nino itu pasti dibarengi dengan kenaikan harga pangan dan ini sesuatu yang harus benar-benar kita antisipasi,” kata dia.

Tak hanya soal El Nino dan La Nina, Mari juga turut menyampaikan terkait penanganan kebakaran hutan yang terjadi di Indonesia. DEN menyarakan kepada pemerintah untuk melakukan pelayanan kesehatan di tempat-tempat paling terdampak, seperti 3 provinsi di Kalimantan, Sumatera Selatan, Jambi, dan Riau

“Itu enam titik yang memang sangat terkena oleh asap dari kebakaran hutan, bagaimana pemerintah juga memberi pelayanan kesehatan yang khusus kepada mereka-mereka termasuk pembagian masker dan seterusnya,” ujarnya.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Mela Syaharani
Editor: Yuliawati

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...