Kantongi Izin Kampanye Akbar di JIS, Timnas AMIN Bayar Rp 2 Miliar

Amelia Yesidora
2 Februari 2024, 14:39
Kampanye Anies
ANTARA FOTO/Yudi/foc.
Relawan dan simpatisan mengenakan aksesoris saat mengikuti kampanye akbar Anies Baswedan di Lapangan Reformasi, Deli Sedang, Sumatera Utara, Kamis (1/2/2024).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Wakil Ketua Umum Partai Nasional Demokrat, Ahmad Ali, menepis isu kubu Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar belum memperoleh izin tertulis untuk kampanye akbar di Jakarta International Stadium. Kampanye itu dijadwalkan 10 Februari mendatang.

Menurut Ali Timnas AMIN sudah mengaku pemerintah daerah sudah memberi persetujuan bagi mereka. Timnas pun sudah membayar uang senilai Rp 2 miliar kepada pemerintah daerah untuk sewa lokasi. 

“Jadi mudah-mudahan tidak ada lagi kendala, karena memang fenomena pencabutan izin itu sudah sering terjadi di beberapa daerah,” ujar Ali pada wartawan saat menemani Anies Baswedan berkampanye di Tapanuli Selatan, seperti dikutip Jumat (2/2). 

Meski kubu AMIN sudah mengantongi izin, Ali menyatakan tetap memiliki rencana atau lokasi cadangan. Ali tidak mau menyebut di mana lokasi tersebut dan apa rencananya. Tapi menurutnya rencana ini hadir karena mereka bukan bagian dari penguasa. 

Ia menggarisbawahi bagaimana sebelumnya Anies Baswedan adalah gubernur DKI Jakarta. Namun sampai sekarang pihaknya masih mendapat hambatan terutama dari pemerintah daerah DKI Jakarta. Ali berpikir, Anies harusnya mendapat fasilitas yang sama dari negara dan tidak dihalang-halangi untuk bergerak. 

Di sisi lain, Ali juga mengonfirmasi ada beberapa klub sepakbola yang bakal hadir dalam kampanye akbar AMIN. Hal ini dikarenakan JIS dibangun awalnya untuk markas klub sepakbola. 

“Ada Jakmania, ada Bobotoh. Mudah-mudahan bisa menjadi pemersatu, sehingga kemudian suporter bola bisa kondusif mendukung klub yang mereka cintai,” uyjar Ali. 

Sebelumnya, isu sulitnya izin dihembuskan oleh Bendahara Umum Partai Nasional Demokrat, Ahmad Saroni. Dalam unggahannya di Instagram, Sahroni menyebut, 

“Jikalau paslon AMIN dipindahkan kampanye akbarnya, maka saya sarankan semua paslon pindah juga tempatnya, biar fair.”

Kabar ini dikonfirmasi oleh Juru Bicara Timnas AMIN, Billy David Nerotumilena. Menurutnya ada ketakutan besar atas kedatangan AMIN dan gerakan rakyat yang bakal hadir di JIS pada 10 Februari nanti. 



Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Amelia Yesidora

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...