Survei Kompas: Elektabilitas PSI Lampaui PPP tapi Belum Lolos Senayan

Ade Rosman
12 Desember 2023, 15:02
PSI
ANTARA FOTO/Makna Zaezar/YU
Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep (kiri) bersalaman dengan simpatisan usai mengikuti puncak perayaan HUT ke-9 PSI di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (9/12/2023).

Survei terbaru yang dirilis Litbang Kompas menunjukkan adanya pergeseran perolehan suara atau elektabilitas partai peserta pemilu. Berdasarkan survei yang dirilis Selasa (12/12) Partai Gerindra menempati posisi pertama dengan perolehan 21,9% suara. 

Perolehan suara Gerindra menyalip posisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang meraih 18,3%. Dibanding survei Agustus 2023, PDIP mengalami penurunan suara dari sebelumnya 24,4% sedangkan Gerindra saat itu meraih suara 18,9% suara. 

Di deretan partai kecil, dinamika perolehan suara juga cukup alot. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang pada Agustus 2023 meraih 0,8% suara melejit menjadi 2,6% setelah partai terjadi pergantian Ketua Umum. Sejak 23 September 2023 partai dengan logo mawar merah itu diketuai Kaesang Pangarep yang merupakan putra bungsu Presiden Joko Widodo. 

Perolehan suara yang diraih PSI menyalip perolehan suara Partai Persatuan Pembangunan yang juga naik dari 1,6% menjadi 2,4%. Sementara itu di atas PSI ada Partai Amanat Nasional yang juga mengalami kenaikan suara dari 3,4% menjadi 4,2%. 

Dengan capain elektabilitas saat ini, peluang PSI untuk bisa lolos ke Senayan masih berat. Padahal dalam beberapa kesempatan, Kaesang mengatakan kehadiran dirinya di PSI akan mendongkrak suara partai sehingga bisa lolos ke Senayan. Sesuai Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2017 tentang pemilu untuk bisa lolos ke Senayan Partai Politik harus meraih suara minimal 4 %. 

Keinginan itu kembali disampaikan Kaesang saat berpidato di perayaan HUT PSI ke-9 di Semarang. "Kami juga ingin ada kepala daerah dari PSI di 2024. Kemudian, ada kader PSI di Pemilu 2024 yang menjadi Wakil Ketua DPR di Senayan,” ujar Kaesang. 

Di sisi lain temuan survei Litbang Kompas ini berbeda dengan dua survei lain yang dirilis Indikator Politik Indonesia dan Lembaga Survei Indonesia yang dirilis dalam waktu tidak jauh berbeda. Menurut survei Indikator elektabilitas PSI saat ini berada 1,6% di bawah PPP yang memiliki elektabilitas 2,6%. 

Adapun temuan lain Survei Kompas untuk Kemudian partai politik yang mendapatkan elektabilitas di bawah 5% yakni NasDem 4,9%, PKS 4,5%, Demokrat 4,5%, PAN 4,2%, Perindo, Hanura, Partai Buruh, PBB, Partai Garuda, Partai Ummat, Partai Gelora yang sama-sama mendapat 4%, kemudian PSI 2,6%, dan PPP 2,4%.

Adapun, survei dilakukan lewat wawancara tatap muka kepada 1.364 responden pada 29 November hingga 4 Desember 2023. Survei ini memiliki tingkat toleransi kesalahan 2,65% pada tingkat kepercayaan 95%.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ade Rosman

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...