Penjualan Bendera One Piece di Shopee hingga TikTok Tokopedia Capai Ribuan
Penggunaan bendera One Piece menjelang Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus viral di media sosial. Produk ini terjual ribuan kali di e-commerce seperti Shopee, TikTok Shop by Tokopedia hingga Lazada.
Bendera fiktif tersebut memiliki latar hitam dan tengkorak, serta dua tulang yang menyilang di belakangnya. Tengkorak berwarna putih dengan ekspresi tersenyum itu berhiaskan topi jerami kuning khas tokoh utama One Piece, Monkey D. Luffy.
Beberapa bendera One Piece tampak terpasang di sejumlah titik di berbagai daerah di Indonesia per Sabtu (2/8). Di media sosial, sejumlah pengguna mengganti foto profil dengan logo bendera anime itu.
Di toko Jakarta Barat, bendera One Piece dengan ukuran 80 cm x 100 cm hingga 100 cm x 150 cm dibanderol Rp 55 ribu sampai Rp 74 ribu. Produk yang dijual sejak tahun ini sudah terjual 100 lebih.
Toko lainnya di Jakarta Barat menjual bendera One Piece dengan ukuran dan harga yang mirip. Produk ini juga terjual 100 lebih sejak tahun lalu.
Pedagang online di Sukoharjo, Jawa Tengah menjual bendera One Piece dengan ukuran 60 cm x 90 cm hingga 120 cm x 150 cm. Harganya mulai dari Rp 27 ribu sampai Rp 85 ribu, dan sudah menjual 800 lebih.
Toko di Tulungagung, Jawa Timur juga sudah menjual 500 lebih bendera One Piece. Sementara toko online di Bekasi, Jawa Barat menjual hingga 3 ribu lebih.
Di Lazada, penjual online di Garut menjual bendera One Piece seharga Rp 27.900. Produk ini telah terjual 2,3 ribu, dengan hampir 600 ulasan.
Berdasarkan pantauan Katadata.co.id, toko online di Lazada menjual bendera One piece di kisaran Rp 27 ribu.
Di TikTok Shop by Tokopedia, pedagang di Boyolali menjual bendera One Piece Rp 22 ribu. Produk ini sudah terjual 7,3 ribu.
Harga terendah bendera One Piece di TikTok Shop by Tokopedia dibanderol mulai dari Rp 3.500 sampai Rp 135 ribu.
Berdasarkan pantauan Katadata.co.id, bendera One Piece banyak dijual di wilayah Jakarta dan sekitarnya, serta wilayah lain di Pulau Jawa.
Namun Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno mengingatkan bendera Merah Putih tetap harus yang paling tinggi, di atas segala bentuk kreativitas yang diimplementasikan dalam logo dan simbol.
“Saya mengutip almarhum Gus Dur, bahwa di atas segala bentuk kreativitas dalam ruang demokrasi kita, bendera Merah Putih harus tetap yang paling tinggi,” kata Eddy dalam keterangan pers, Senin (4/8).
Hal itu disampaikannya merespons adanya fenomena pengibaran bendera bajak laut dari manga One Piece menjelang HUT Indonesia Ke-80 pada 17 Agustus.
Menyoal argumentasi pihak-pihak yang menjadikan pengibaran bendera One Piece sebagai kritik, dia pun mengingatkan soal dialog dan komunikasi di antara elemen bangsa.
“Konstitusi kita sudah sampaikan bahwa demokrasi Indonesia bukan berarti bebas tanpa batas, tapi ada sisi musyawarah dan mufakat," ujar dia.
Dia menilai dialog dan komunikasi merupakan pendekatan yang terbaik untuk memecahkan berbagai persoalan yang menjadi kegundahan masyarakat.
"Bicara secara terbuka dan konstruktif serta saling menghormati masukan yang disampaikan. Mengajak sesama anggota masyarakat untuk mencari solusi akan sangat produktif ketimbang menyerukan ajakan yang dapat mengganggu rasa guyub diantara sesama," katanya.
Menurut dia, Presiden Prabowo Subianto sangat terbuka pula terhadap berbagai masukan dan kritik yang disampaikan masyarakat umum, di samping masyarakat yang disebut mengibarkan bendera One Piece sebagai simbol kekecewaan terhadap pemerintah.
