Shopee dan Kemendag Akselerasi Daya Saing Usaha Lokal

Dini Hariyanti
Oleh Dini Hariyanti - Tim Publikasi Katadata
13 Agustus 2026, 14:20
Shopee
Shopee
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Shopee Indonesia bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) meluncurkan Program Akselerasi Usaha Lokal untuk memperkuat daya saing produk dalam negeri di ekosistem digital. Program yang diperkenalkan menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 ini menyediakan enam bentuk dukungan bagi penjual lokal.

Dukungan tersebut meliputi Voucher Akselerasi Usaha Lokal, pelatihan digital melalui Kampus UMKM Shopee Kelas Online, serta perluasan pasar melalui Program Ekspor Shopee FLEXI. Penjual juga memperoleh akses ke fitur Pengelolaan Program Saya, layanan Dikelola Shopee, dan Brand IP Portal.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengapresiasi peluncuran program yang sesuai dengan amanat Permendag Nomo 19 Tahun 2026 tersebut. Menurutnya, inisiatif Shopee sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan daya saing dan pengutamaan produk dalam negeri, sekaligus mendorong transparansi informasi bagi pelaku usaha.

“Shopee merespons dengan cepat melalui berbagai fasilitas dan program dukungan untuk mendorong daya saing usaha lokal agar produk-produk dalam negeri semakin menjadi pilihan utama konsumen,” ujar Budi melalui keterangan tertulis, Kamis (13/8).

Ia berharap program tersebut dapat membantu produk lokal semakin dikenal di pasar domestik sekaligus menembus pasar ekspor.

Program Akselerasi Usaha Lokal melanjutkan sejumlah dukungan yang sebelumnya telah dijalankan Shopee. Salah satunya melalui kanal Shopee Pilih Lokal yang tersedia sejak 2018. Sepanjang semester I 2026, Shopee juga mencatat telah menyalurkan dukungan senilai lebih dari Rp100 miliar kepada usaha lokal dalam berbagai bentuk.

Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia Balques Manisang mengatakan, program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan penjual pada berbagai tahap perkembangan bisnis.

“Dukungan yang diberikan mencakup peningkatan penjualan dan keterampilan digital, pembukaan akses ke pasar global, peningkatan efisiensi operasional, hingga perlindungan HAKI dan merek dagang,” kata Balques.

Menurut dia, rangkaian dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk Indonesia sehingga semakin diminati konsumen di dalam negeri dan dikenal di pasar global.

Enam Dukungan dalam Tiga Akselerasi

Program Akselerasi Usaha Lokal mengusung konsep 3A, yakni Akselerasi Usaha, Akselerasi Operasional, dan Akselerasi Perlindungan.

Dalam aspek Akselerasi Usaha, Shopee menyediakan tiga bentuk dukungan. Pertama, Voucher Akselerasi Usaha Lokal senilai Rp500 ribu per bulan untuk setiap toko yang menjual 100 persen produk lokal. Voucher diberikan setiap tanggal 17 sejak Mei 2026.

Shopee mencatat lebih dari 130 ribu voucher yang disalurkan setiap bulan telah digunakan konsumen untuk membeli produk lokal dalam waktu tujuh jam sejak diterbitkan.

Kedua, penjual dapat mengikuti pelatihan daring gratis melalui Kampus UMKM Shopee Kelas Online. Kelas reguler diselenggarakan setiap Senin hingga Jumat dengan materi antara lain strategi promosi, program afiliasi, Shopee Live, dan periklanan digital.

Sejak 2021, Kampus UMKM Shopee telah menjangkau jutaan pelaku UMKM di 514 kabupaten dan kota melalui sekitar 350 ribu jam pelatihan dan 400 modul pembelajaran.

Ketiga, Program Ekspor Shopee FLEXI memberikan akses bagi penjual lokal untuk memasarkan produk ke luar negeri. Melalui program ini, penjual dapat mengelola toko luar negeri dari Indonesia, termasuk menentukan harga, promosi, iklan, dan keikutsertaan dalam kampanye.

Penjual yang baru bergabung dengan Program Ekspor Shopee FLEXI memperoleh pembebasan biaya layanan dan biaya administrasi yang lebih rendah selama tiga bulan pertama.

Transparansi dan Efisiensi Operasional

Pada aspek Akselerasi Operasional, Shopee menghadirkan fitur Pengelolaan Program Saya dan layanan Dikelola Shopee.

Pengelolaan Program Saya merupakan dasbor yang memuat informasi mengenai keuntungan dan biaya dari berbagai program promosi opsional di Shopee. Fitur tersebut dapat digunakan penjual untuk memantau keikutsertaan dalam program, mengevaluasi hasilnya, dan menentukan strategi promosi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Adapun Dikelola Shopee menawarkan layanan pengelolaan stok, pesanan, dan pengiriman melalui gudang yang berada di sejumlah lokasi strategis di Indonesia.

Layanan ini meliputi penyimpanan dan pengelolaan stok, pemrosesan dan pengemasan pesanan, pengiriman, hingga pengelolaan barang yang dikembalikan konsumen. Penjual memperoleh pembebasan biaya layanan selama tiga bulan pertama dan biaya yang lebih rendah untuk periode berikutnya.

Sementara itu, aspek Akselerasi Perlindungan diwujudkan melalui Brand IP Portal. Portal terintegrasi ini dapat digunakan pemilik usaha dan merek untuk mendaftarkan serta melaporkan pelanggaran kekayaan intelektual.

Melalui fitur tersebut, pemilik merek dapat melaporkan dugaan pelanggaran, seperti peredaran produk tiruan atau penyalahgunaan merek di platform Shopee.

Transaksi Hijaberlin Naik 40 Persen

Salah satu pelaku usaha yang telah menerima Voucher Akselerasi Usaha Lokal adalah Hijaberlin. Pemilik Hijaberlin, Ayu May Fakih, mengatakan jumlah transaksi usahanya meningkat 40% sejak memperoleh dukungan voucher pada Mei 2026.

“Dukungan yang membantu produk kami lebih mudah ditemukan pembeli sangat berarti bagi perkembangan bisnis. Sejak mendapatkan Voucher Akselerasi Usaha Lokal, kami merasakan peningkatan transaksi sekaligus kesempatan untuk menjangkau lebih banyak pelanggan,” ujar Ayu.

Menurut Ayu, dukungan tersebut juga meningkatkan kepercayaan diri Hijaberlin untuk terus mengembangkan produk dan bersaing sebagai merek lokal.

Selain menyasar penjual, Shopee menghadirkan Koleksi Spesial Kemerdekaan RI melalui kampanye 17.8 Festival Pilih Lokal. Kampanye ini menyediakan beragam produk lokal dengan penawaran diskon hingga 81% dan harga mulai dari Rp20 ribu di laman Shopee Pilih Lokal.

Balques mengatakan dukungan terhadap pengusaha lokal tidak hanya dilakukan melalui peningkatan kapasitas usaha, tetapi juga dengan memperluas eksposur dan mempertemukan produk mereka dengan lebih banyak konsumen.

“Melalui 17.8 Festival Pilih Lokal, kami mengajak masyarakat untuk ikut mengambil bagian dengan semakin mengenal, memilih, dan mendukung produk dalam negeri,” kata Balques.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...