Shopee Dukung Penguatan Merek Lokal di WCCE 2026

Dini Hariyanti
Oleh Dini Hariyanti - Tim Publikasi Katadata
23 Oktober 2026, 17:15
Shopee
Shopee
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Shopee Indonesia berpartisipasi dalam World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Ekonomi Kreatif pada 21–25 Oktober 2026.

Di dalam forum tersebut, Shopee membahas peluang pengembangan merek lokal melalui ekosistem digital serta menghadirkan kampanye khusus untuk memperingati Hari Ekonomi Kreatif Nasional.

Partisipasi Shopee mencakup sesi diskusi bertajuk “Local Roots on the Rise: How Local Brands Win the Market”, yang menghadirkan Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar dan CEO sekaligus pendiri Mother of Pearl (MOP) Beauty, Tasya Farasya.

Shopee juga menghadirkan stan interaktif di Creativillage dan kampanye Hari Ekonomi Kreatif Nasional melalui laman Shopee Pilih Lokal.

WCCE 2026 mengusung tema “Inclusively Creative: Collective Continuity”. Irene mengatakan, pemerintah berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk platform digital, untuk memperluas akses masyarakat terhadap peluang di sektor ekonomi kreatif.

“Peluang ekonomi kreatif saat ini semakin terbuka luas bagi semua kalangan. Kesempatan ini terbuka bagi siapa saja yang terus mengasah kreativitas dan berani melakukan inovasi,” ujar Irene dikutip dari keterangan resmi, Jumat (23/10).

Menurut dia, perkembangan teknologi digital dapat mendukung produktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta afiliator. Pemerintah berharap pertumbuhan ekonomi kreatif dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.

Dalam sesi diskusi tersebut, Tasya Farasya mengatakan inovasi produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen menjadi salah satu faktor penting bagi merek lokal untuk bersaing di industri kecantikan.

“Dukungan ekosistem digital seperti Shopee juga memainkan peranan penting untuk membantu kami menjangkau audiens yang lebih luas, baik di dalam maupun luar negeri lewat Program Ekspor Shopee,” kata Tasya.

Ia menambahkan, pemanfaatan ekosistem digital tidak hanya membantu meningkatkan penjualan, tetapi juga memperkuat hubungan antara merek dan konsumen.

Deputy Director of Government Relations Shopee Indonesia Balques Manisang mengatakan, Shopee mengembangkan sejumlah fitur dan program untuk mendukung pertumbuhan UMKM dan merek lokal, termasuk Shopee Live, Shopee Video, Shopee Pilih Lokal, Program Ekspor Shopee, dan Program Ekspor Shopee FLEXI.

Menurut Balques, program tersebut ditujukan untuk membantu pelaku usaha menjangkau konsumen di pasar domestik maupun internasional.

“Shopee berkomitmen untuk terus menjadi kawan dalam setiap perjalanan UMKM dan brand lokal,” ujar Balques.

Selain berpartisipasi dalam WCCE, Shopee menggelar kampanye Hari Ekonomi Kreatif Nasional 2026 pada 21–25 Oktober. Kampanye ini menghadirkan kurasi produk lokal untuk memudahkan konsumen menemukan produk unggulan buatan Indonesia.

Selama periode kampanye, pengguna Shopee dapat memperoleh diskon hingga 50%. Melalui program tersebut, Shopee berharap produk lokal memperoleh eksposur lebih luas dan semakin mudah diakses konsumen di berbagai daerah.

Balques mengatakan, dukungan terhadap produk lokal merupakan bagian dari upaya Shopee mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif. Ia berharap masyarakat semakin tertarik memilih produk dalam negeri sehingga pelaku usaha lokal memiliki peluang lebih besar untuk berkembang.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...