Kemendag Ajak Shopee Perluas Ekspor Produk UMKM hingga ke Kanada dan Australia

Desy Setyowati
27 Oktober 2026, 14:06
Shopee, ekspor UMKM,
Katadata/Desy Setyowati
Gudang Shopee
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengajak Shopee memanfaatkan perjanjian perdagangan internasional untuk memperluas pasar ekspor produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia. Sejumlah negara yang memiliki peluang untuk dijajaki pelaku usaha Indonesia antara lain Australia dan Kanada.

Shopee sebenarnya sudah memiliki dua program ekspor yang dirancang untuk membantu penjual Indonesia menjangkau pembeli di luar negeri, yakni Program Ekspor Reguler dan Program Ekspor FLEXI.

Program Ekspor Reguler yang diluncurkan sejak 2019, sudah memfasilitasi penjualan lebih dari 90 juta produk UMKM per 2025 ke Thailand, Taiwan, Malaysia, Singapura, Filipina, Brasil, dan Meksiko. Sedangkan Program Ekspor FLEXI telah memasarkan lebih dari lima juta produk ke Malaysia sejak pertengahan 2025, dan tujuannya diperluas ke Brunei Darussalam, Filipina, Singapura, dan Thailand tahun ini.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi mengatakan Indonesia telah memiliki 25 perjanjian perdagangan internasional yang diimplementasikan. Perjanjian ini membuka akses pasar bagi produk Indonesia, termasuk melalui fasilitas tarif yang lebih kompetitif.

"Kita saat ini sudah punya 25 perjanjian perdagangan," kata Fajarini dalam acara Shopee bertajuk 'Jalan Global Kreasi Lokal' di Gudang Shopee, Jakarta, Selasa (27/10). "Tarifnya itu menjadi 0%, sehingga bisa open."

Fajarini menyebut sejumlah negara mitra dagang yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas ekspor Indonesia, di antaranya Australia, Kanada, Jepang, Korea Selatan, Selandia Baru, Uni Emirat Arab, dan negara-negara anggota Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa atau European Free Trade Association (EFTA).

Menurut dia, perjanjian perdagangan internasional itu bisa dimanfaatkan Shopee untuk memperluas peluang ekspor produk UMKM. 

Menanggapi hal itu, Deputy Director of Government Relations Shopee Balques Manisang mengatakan perusahaan ingin membantu penjual Indonesia menjangkau lebih banyak pasar internasional. Namun, perluasan pasar membutuhkan kesiapan perangkat pemasaran, penyesuaian terhadap regulasi negara tujuan, serta kerja sama dengan pemerintah.

Shopee saat ini menyediakan sejumlah perangkat untuk membantu penjual mengelola ekspor, antara lain dasbor, sinkronisasi produk, dan kalkulator ekspor. Menurut Balques, untuk menjangkau pasar seperti Australia dan Eropa, Shopee membutuhkan perangkat pemasaran yang lebih banyak dibandingkan yang tersedia saat ini.

"Kalau kami mau melihat pasar di Australia atau Eropa, tools yang diciptakan Shopee harus dua kali lipat lebih banyak dari apa yang sudah kami punya saat ini," katanya.

Oleh karena itu, Shopee akan mengevaluasi kinerja dan daya tahan produk di tujuh negara yang telah dijangkau lewat Program Ekspor Reguler, sebelum memutuskan perluasan pasar berikutnya.

Selain menyediakan fasilitas penjualan, Shopee mengadakan kelas ekspor untuk meningkatkan kemampuan penjual. Materinya mencakup pemahaman pasar tujuan, pengembangan kompetensi ekspor, dan optimalisasi toko. Shopee juga berencana mengadakan kegiatan pengenalan pasar atau market immersion di Malaysia.

Dari sisi Kemendag, kementerian juga menjalankan program untuk membantu UMKM mempersiapkan produk dan menemukan pembeli di luar negeri, termasuk lewat Program Perluasan Pasar Ekspor.

Melalui UMKM BISA Ekspor, Kemendag memfasilitasi penjajakan bisnis atau business matching antara pelaku usaha dan calon mitra dagang internasional. Fasilitasi ini memanfaatkan jaringan 46 perwakilan perdagangan Indonesia di 33 negara.

Kemendag turut menyediakan InaExport, platform yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk memperoleh informasi pasar ekspor dan mendukung pencarian peluang bisnis internasional.

Melalui berbagai program tersebut, Kemendag mendorong pelaku usaha agar tidak hanya memiliki akses ke pasar luar negeri, tetapi juga mampu memenuhi persyaratan negara tujuan dan menjalin hubungan bisnis dengan pembeli internasional.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...