Sony Setop Produksi Cakram Fisik untuk Gim PlayStation Mulai 2028

Rahayu Subekti
2 Juli 2026, 09:46
PlayStation, sony, gim
Blog PlayStation
PlayStation 5
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Sony akan mengakhiri penjualan gim baru PlayStation dalam bentuk cakram fisik mulai Januari 2028. Setelah kebijakan tersebut berlaku, seluruh gim baru untuk konsol PlayStation akan dipasarkan secara digital melalui PlayStation Store maupun mitra pengecer yang menjual kode unduhan.

Keputusan tersebut diumumkan Sony pada Rabu (1/7) waktu setempat. Sony beralasan langkah tersebut bagian dari strategi perusahaan menyesuaikan diri dengan perubahan kebiasaan konsumen yang kini semakin memilih membeli dan memainkan game secara digital.

Dalam pernyataannya, Sony menyebut transisi tersebut merupakan langkah yang alami karena mayoritas komunitas PlayStation kini lebih memilih mengakses gim melalui layanan digital dibandingkan media fisik.

"Transisi ini akan memungkinkan kami untuk lebih selaras dengan bagaimana sebagian besar komunitas kami lebih suka mengakses dan memainkan game saat ini," tulis pernyataan Sony, dikutip dari CNBC Global, Rabu (2/7).  

Meski demikian, Sony memastikan kebijakan tersebut tidak akan memengaruhi gim yang telah dirilis dalam bentuk cakram sebelum 2028. Artinya, pengguna masih dapat memainkan koleksi game fisik yang sudah mereka miliki.

Bagi para gamer, perubahan ini berarti pembelian gim baru nantinya hanya dapat dilakukan melalui toko digital atau dengan menukarkan kode digital yang dijual ritel. Kebijakan tersebut sekaligus menandai berakhirnya era distribusi fisik untuk judul-judul baru di ekosistem PlayStation.

Langkah Sony sejalan dengan tren yang mulai terlihat di industri game global. Microsoft juga dilaporkan tengah mengembangkan fitur yang memungkinkan pemilik Xbox mengonversi koleksi game berbasis cakram menjadi versi digital di konsol Xbox One maupun Xbox Series X/S.

Sementara itu, industri konsol juga tengah menghadapi kenaikan biaya produksi. Salah satunya dipicu meningkatnya harga memori akibat tingginya permintaan dari sektor kecerdasan buatan (AI).

Sony sebelumnya telah menaikkan harga konsol PlayStation 5 edisi cakram pada April 2026 dari US$ 549,99 atau Rp 9,87 juta (kurs Rp 17.961 per dolar AS) menjadi US$ 649,99 atau Rp 11,67 juta.

Microsoft juga berencana menaikkan harga Xbox Series S berkapasitas 512 GB sekitar US$ 100 atau Rp 1,79 juta mulai 1 Agustus 2026. Sedangkan Nintendo akan menaikkan harga Switch 2 sebesar US$ 50 atau Rp 898.050 di Amerika Serikat mulai 1 September.

 

 

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Rahayu Subekti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...