Bidik Penggemar Gim dan Hiburan, Philips Luncurkan TV Sync

Image title
Oleh Magang
30 September 2026, 15:24
Philips, TV Sync, lighting
Katadata/Reihan Cahya
Philips Smart Lighting meluncurkan rangkaian Home Entertainment Lighting melalui produk TV Sync yang membidik para penggemar gim dan hiburan.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Philips Smart Lighting meluncurkan rangkaian Home Entertainment Lighting melalui produk TV Sync yang membidik para penggemar gim dan hiburan. Produk yang bisa menyelaraskan warna lampu dengan tampilan pada layar televisi secara real-time ini diklaim dapat meningkatkan pengalaman menonton dan bermain gim di rumah. 

Dalam peluncuran tersebut, Philips memperkenalkan tiga produk, yakni Screen Sync, HDMI Sync 2.0, dan HDMI Sync 2.1. Ketiganya menawarkan cara berbeda untuk menghubungkan pencahayaan dengan aktivitas hiburan di rumah.

President Director Signify Commercial Indonesia Dedy Bagus Pramono mengatakan perubahan kebiasaan masyarakat dalam menikmati hiburan di rumah mendorong kebutuhan terhadap pengalaman hiburan yang lebih personal.

Menurut Dedy, masyarakat Indonesia semakin banyak menghabiskan waktu untuk menonton televisi dan menikmati layanan streaming (siaran) di rumah. Kondisi tersebut turut mendorong konsumen berinvestasi pada perangkat pendukung, mulai dari televisi berukuran besar, sound system, home theater, hingga perangkat gaming.

“Dengan pencahayaan, kita menjadi lebih masuk ke dalam suasana dari yang ditampilkan oleh televisi,” kata Dedy dalam acara peluncuran Philips Smart Lighting Home Entertainment Lighting di Jakarta, Rabu (30/9).

Sensor Kamera dan Support FPS Tinggi 

Salah satu produk yang diperkenalkan adalah Philips Screen Sync. Perangkat ini menggunakan kamera yang ditempatkan di bagian atas televisi untuk mendeteksi perubahan warna pada layar.

Head of Marketing Consumer Signify Commercial Indonesia Burhan Noor Sahid mengatakan, Screen Sync dibuat untuk pengguna Smart TV yang ingin menghubungkan pencahayaan tanpa membutuhkan koneksi High Definition Multimedia Interface (HDMI) tambahan.

“Cukup dengan memasang kamera Screen Sync, tanpa perlu ada HDMI, tanpa perlu ada sambungan apa pun,” ujar Burhan.

Setelah kamera dan lampu terpasang, sistem akan secara otomatis melakukan kalibrasi dan mengikuti perubahan warna pada layar. Screen Sync dapat digunakan pada televisi berukuran 40 hingga 85 inci dan ditujukan bagi pengguna yang mengakses konten langsung melalui Smart TV, termasuk layanan over-the-top atau OTT.

Sementara itu, Philips HDMI Sync 2.0 ditujukan bagi pengguna yang menggunakan perangkat dengan koneksi HDMI, seperti set-top box. Produk ini dapat menyinkronkan pencahayaan secara real-time dengan resolusi hingga 4K dan 60 frame per second (fps). Untuk kebutuhan bermain gim, Philips menyediakan HDMI Sync 2.1. Produk ini mendukung resolusi hingga 8K dengan refresh rate hingga 120 fps.

“Ini memang kita khususkan untuk gamers,” kata Burhan.

Ketiga produk tersebut juga dapat dihubungkan dengan perangkat pencahayaan Philips lainnya. Pengguna dapat memperluas efek pencahayaan ke seluruh ruangan melalui downlight, light strip, Gradient Floor Light, dan Gradient Light Bars.

Dengan kombinasi tersebut, perubahan warna pada layar tidak hanya muncul di sekitar televisi. Pencahayaan di berbagai sudut ruangan dapat ikut berubah mengikuti konten yang sedang ditampilkan. Produk TV Sync dari Philips ini dipasarkan dengan harga mulai dari Rp1,2 juta, tergantung ukuran TV yang digunakan.

Membidik Pengguna Konsol

Kemampuan tersebut menjadi bagian dari strategi Signify untuk masuk lebih jauh ke pasar home entertainment di Indonesia. Dedy mengatakan perusahaan belum menetapkan angka spesifik terkait target pengguna maupun penjualan Home Entertainment Lighting.

Meski demikian, Signify melihat pengguna gim konsol sebagai salah satu pasar potensial. Berdasarkan data yang digunakan perusahaan, terdapat lebih dari 30 juta pengguna gim konsol di Indonesia.

“Existing market yang sudah cukup besar ini menjadi peluang buat kami untuk memperkenalkan Home Entertainment Lighting,” kata Dedy.
Menurut Dedy, kategori pencahayaan untuk kebutuhan home entertainment masih tergolong baru. Sementara itu, pasar perangkat hiburan di rumah terus berkembang melalui berbagai inovasi pada televisi, home theater, dan perangkat gaming.

Signify melihat perkembangan tersebut sebagai peluang untuk memperkenalkan pencahayaan yang terintegrasi dengan aktivitas hiburan di rumah. Strategi tersebut juga tidak berhenti pada kebutuhan menonton film atau bermain gim. Dedy mengatakan perangkat Home Entertainment Lighting dapat digunakan untuk kebutuhan pencahayaan lain, tergantung pada aplikasi yang dipilih pengguna.

“Ini juga sebuah effort untuk kita memperkenalkan kategori smart lighting ke konsumen Indonesia,” ujarnya.

Merasakan Atmosfer Film dan Gim dari Rumah

Integrasi antara televisi dan pencahayaan membuat pengalaman menggunakan TV Sync terasa berbeda dari pencahayaan rumah pada umumnya. Dalam demonstrasi produk, perubahan warna pada layar langsung diikuti perubahan warna lampu yang terhubung.

Ketika adegan film berubah, pencahayaan ruangan ikut merespons. Warna yang sebelumnya hanya terlihat di layar seolah meluas ke ruang di sekitarnya. Efek tersebut semakin terasa ketika beberapa perangkat Philips Smart Lighting digunakan secara bersamaan.

Pengalaman tersebut juga dirasakan Raditya Dika. Penulis, komedian, sutradara, aktor, dan YouTuber itu mengatakan keluarganya rutin mengadakan Movie Night di rumah sekitar sebulan sekali.

Dalam kegiatan tersebut, Raditya bersama istri dan anak-anaknya menonton film di ruang tamu. Ia sebelumnya telah melengkapi ruang tersebut dengan televisi berukuran besar dan sound system.

Menurut Raditya, Screen Sync memberikan elemen tambahan melalui pencahayaan yang mengikuti tampilan pada layar.

“Sebenarnya bukan cuma masalah apa yang ingin kita lihat, tapi apa yang kita rasa,” ujar Raditya.

Raditya juga telah mencoba Screen Sync di kantornya sebelum menggunakannya untuk kebutuhan di rumah. Ia menilai pemasangan perangkat tersebut relatif sederhana karena kamera cukup ditempatkan di bagian atas televisi.

Sementara itu, gaming content creator dan YouTuber Afif Yulistian melihat manfaat pencahayaan tersebut ketika digunakan untuk bermain gim. Ia mencontohkan adegan boss fight yang biasanya memiliki perubahan warna dan suasana yang intens.

Ketika permainan menampilkan warna tertentu, pencahayaan di sekitar televisi ikut berubah. Menurut Afif, efek tersebut membuat pemain terasa lebih masuk ke dalam permainan.

“Lebih masuk ke dalam game-nya, yang lebih immersive,” kata Afif.

Melalui TV Sync, Signify mencoba menempatkan pencahayaan sebagai bagian dari pengalaman menikmati hiburan di rumah. Produk ini sekaligus menjadi salah satu cara perusahaan memperluas penggunaan smart lighting di Indonesia, dari sekadar penerangan menjadi bagian dari aktivitas menonton dan bermain gim.

Penulis: Reihan Cahya (magang)

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...