Viral Bali Muncul di Berkas Pelaku Kejahatan Seksual Anak Epstein
Viral di media sosial warganet membagikan tangkapan layar atau screenshot yang menunjukkan Bali disebut dalam dokumen yang dirilis oleh Departemen Kehakiman atau DOJ sehubungan dengan penyelidikan terhadap pelaku kejahatan seksual oleh Jeffrey Epstein.
Berkas yang berisi lebih dari tiga juta halaman dokumen terkait Jeffrey Epstein itu dirilis oleh DOJ pada Jumat (30/1). Jeffrey Edward Epstein adalah seorang financier atau pengelola uang asal Amerika Serikat yang dikenal luas karena kekayaannya dan koneksinya dengan tokoh-tokoh berpengaruh dunia.
Epstein dituduh menjalankan ‘jaringan luas’ gadis-gadis di bawah umur untuk tujuan seksual. Ia membantah tuduhan ini. Ia meninggal di sel penjara New York pada 10 Agustus 2019 saat menunggu persidangan atas tuduhan perdagangan seks. Hal itu terjadi lebih dari satu dekade setelah ia dihukum karena meminta layanan prostitusi dari seorang anak di bawah umur.
Pengguna X @mazzenilsson membagikan isi file dalam dokumen tentang Epstein, yang didalamnya memuat kata ‘Bali’. “Peternakan Jeffrey Epstein di New Mexico, tempat ia merencanakan 'pabrik pembuatan bayi', adalah rahasia umum di kalangan tetangga,” cuit dia di X, Minggu (1/2).
Jeffrey Epstein’s New Mexico ranch where he planned ‘baby-making factory was an open secret with the neighbours. pic.twitter.com/rMYwY810sC— Mats Nilsson (@mazzenilsson) February 1, 2026
Isi cuitan tentang 'pabrik pembuatan bayi' itu bukan terkait Bali, melainkan isi file EFTA00129111.pdf yang menyebut nama Esther Cohen. Esther di dalam dokumen ini bercerita tentang penyimpangan seksual lewat Yayasan Jeffrey Epstein.
Esther juga menyebut Yo Tizer, guru dari sekte Divine Madness. Di yayasan dan sekte ini, Esther bertugas melayani tamu hingga perekrutan.
Disebutkan juga bahwa Jeffrey Epstein mengadopsi banyak anak-anak, dan memperkenalkan mereka kepada tamu VIP seperti Alan Dershowitz, Pangeran Andrew, bahkan Bill Clinton.
Tidak ada informasi detail mengenai Esther maupun bukti langsung dari keterangan itu. Namun di dalam dokumen yang dilihat Katadata.co.id dari laman DOJ, terdapat foto perempuan mengenakan bikini dan terdapat tulisan ‘Before a group/gang training exercise in Bali’.
Foto dan tulisan ‘Bali’ itu yang kemudian viral, termasuk di Indonesia.
Sedangkan warganet lainnya @geovener membagikan foto-foto Jeffrey Epstein dan Maxwell saat berlibur di Bali pada 27 Mei dan 29 Mei 2002. Beberapa foto memperlihatkan Epstein mengamati patung batu serta ornamen bernuansa Buddha, layaknya wisatawan pada umumnya.
Pictures of Epstein and Maxwell, taken between May 27th and May 29th, 2002. Located in Bali, Indonesia (-8.61689216148, 115.25376837324) pic.twitter.com/Fez4jb5pEC— Venera ???? (@geovenera) January 31, 2026
Netizen Indonesia @gilang_mgf juga membagikan file terkait penggunaan layanan maskapai penerbangan Indonesia dalam kasus Epstein.
Hal-hal seperti itu terungkap setelah Departemen Kehakiman atau DOJ membagikan berkas yang berisi lebih dari tiga juta halaman dokumen terkait penyelidikan terhadap pelaku kejahatan seksual oleh Jeffrey Epstein, pada Jumat (30/1). Dokumen ini membuka segel email pribadi Epstein yang menyinggung banyak tokoh berpengaruh, seperti Donald Trump, Elon Musk, Bill Gates hingga Bill Clinton.
