Aktris AI Tilly Norwood Mulai Bintangi Film, Manusia Terancam Hilang Pekerjaan?

Desy Setyowati
10 Juli 2026, 12:26
Tilly Norwood, ai,
Instagram Tilly Norwood
Tilly Norwood
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Aktris berbasis kecerdasan buatan (AI) Tilly Norwood akan memulai debutnya sebagai pemeran utama film panjang. Kehadirannya kembali memicu perdebatan mengenai penggunaan AI di industri hiburan dan masa depan pekerjaan para aktor manusia.

Dikutip dari Variety, Tilly Norwood akan menjadi pemeran utama dalam film bergenre drama komedi berjudul Misaligned. Film ini diproduksi oleh Particle6, perusahaan yang juga berada di balik penciptaan karakter AI itu.

Film itu akan menjadi debut Tilly Norwood sebagai pemeran utama film panjang sekaligus film panjang pertama yang diproduksi Particle6.

Misaligned digambarkan sebagai kisah perjalanan menuju kedewasaan atau coming-of-age yang dipadukan dengan kekacauan eksistensial akibat AI.

Cerita film itu berlatar di dunia yang disebut sebagai “Tillyverse”. Tilly dikisahkan berusaha menjadi semakin manusiawi sebelum bertemu dengan robot pemberontak dari dark web.

CEO Particle6 sekaligus pencipta Tilly Norwood, Eline Van der Velden mengatakan, film itu akan menghadirkan cerita yang lucu, kacau, dan memiliki kesadaran terhadap dirinya sendiri. “Film ini benar-benar akan lucu, kacau, dan sadar diri, sangat Tilly,” kata Van der Velden, dikutip dari Variety, Senin (6/7).

Dikutip dari Deadline, produksi Misaligned akan menggunakan pendekatan hibrida yang menggabungkan pembuat film tradisional dengan para ahli AI.

Namun, hingga berita itu diumumkan, belum ada informasi mengenai pekerja industri film manusia yang akan terlibat dalam proyek ini. Jadwal produksi maupun tanggal penayangan Misaligned juga belum diumumkan.

Engadget mencatat, masih sedikit informasi yang tersedia mengenai proyek tersebut, termasuk soal naskah film dan kolaborator dari industri perfilman yang akan terlibat.

Siapa Tilly Norwood?

Tilly Norwood merupakan karakter AI sintetis yang diciptakan oleh Van der Velden. Ia muncul dari Xicoia, studio talenta AI yang merupakan perusahaan sempalan dari studio produksi AI Particle6.

Karakter itu pertama kali menarik perhatian luas setelah diperkenalkan kepada industri hiburan pada 2025.

Van der Velden sebelumnya mengatakan ingin menjadikan Tilly Norwood sebagai bintang besar seperti Scarlett Johansson atau Natalie Portman.

Kehadiran Tilly kemudian memicu kontroversi di Hollywood setelah muncul kabar bahwa sejumlah agen bakat tertarik mewakili karakter digital tersebut.

Sejumlah aktor dan pekerja industri hiburan khawatir kemunculan aktor berbasis AI dapat mengancam lapangan kerja manusia.

Serikat pekerja aktor Amerika Serikat SAG-AFTRA bahkan secara terbuka mengkritik keberadaan Tilly Norwood. Serikat ini menegaskan Tilly bukan seorang aktor, melainkan karakter yang dihasilkan oleh program komputer.

SAG-AFTRA juga menyoroti persoalan penggunaan penampilan aktor manusia untuk mengembangkan teknologi AI dan risiko teknologi tersebut terhadap mata pencaharian para pekerja industri hiburan.

Kontroversi tersebut memicu respons dari sejumlah bintang Hollywood, termasuk Melissa Barrera, Mara Wilson, Toni Collette, dan Lukas Gage.

Pencipta Tilly: AI Bukan Pengganti Manusia

Van der Velden membantah bahwa Tilly Norwood diciptakan untuk menggantikan aktor manusia. Ia menyebut karakter ini sebagai karya kreatif dan bentuk seni baru.

Menurut dia, AI seharusnya dilihat sebagai alat baru bagi industri kreatif, seperti animasi, boneka, dan teknologi computer-generated imagery atau CGI.

“Saya melihat AI bukan sebagai pengganti manusia, melainkan sebagai alat baru, kuas baru,” kata Van der Velden dalam pernyataan tertulis, dikutip Variety.

Ia menilai kemunculan teknologi AI dapat membuka cara baru untuk membayangkan dan membangun sebuah cerita tanpa menghilangkan kemampuan maupun kegembiraan dari penampilan aktor manusia.

Van der Velden merupakan seorang aktor. Ia menegaskan karakter AI tidak dapat menghilangkan keterampilan manusia dalam seni peran. Namun, pandangan ini belum sepenuhnya meredakan kekhawatiran pekerja industri hiburan.

Chris Pratt Tak Khawatir Digantikan AI

Di tengah kekhawatiran mengenai masa depan pekerjaan aktor, bintang Hollywood Chris Pratt justru menyatakan tidak takut kehilangan pekerjaan akibat AI.

Dalam wawancara dengan Variety pada Januari 2026, Pratt mengatakan dirinya tidak merasa akan digantikan oleh aktor berbasis AI. Ia bahkan menyebut kepanikan mengenai Tilly Norwood berlebihan.

Menurut Pratt, AI memang akan mengganggu atau mendisrupsi industri hiburan. Namun, ia meyakini pembuat film hebat akan tetap menghasilkan film yang berkualitas.

Pratt juga menilai teknologi tidak akan menggantikan “jiwa manusia” yang dimiliki sutradara, penulis, aktor, maupun penyanyi.

Pendapat serupa sebelumnya disampaikan Leonardo DiCaprio. Ia menilai AI dapat menjadi alat bagi pembuat film untuk menghasilkan sesuatu yang baru, tetapi sebuah karya yang secara autentik dianggap sebagai seni harus berasal dari manusia.

AI Mulai Masuk Industri Film

Debut Tilly Norwood sebagai pemeran utama film panjang menunjukkan teknologi AI mulai digunakan semakin jauh dalam industri hiburan.

Penggunaan teknologi tersebut tidak lagi terbatas pada efek visual, pembuatan latar, atau proses produksi. AI kini mulai dikembangkan untuk menciptakan karakter yang berperan sebagai bintang utama sebuah film.

Namun, belum diketahui bagaimana penerimaan penonton terhadap film yang dibintangi karakter AI seperti Tilly Norwood.

Belum ada pula informasi mengenai kapan Misaligned akan mulai diproduksi dan dirilis kepada publik.

Kehadiran Tilly sebagai pemeran utama film panjang kembali memperpanjang perdebatan mengenai AI dan masa depan pekerjaan manusia di industri hiburan.

Di satu sisi, penciptanya menilai AI merupakan alat baru yang dapat memperluas kreativitas manusia. Di sisi lain, pekerja industri hiburan khawatir teknologi tersebut dapat mengancam pekerjaan dan menurunkan nilai karya manusia.

Kini, Misaligned akan menjadi salah satu ujian untuk melihat apakah penonton bersedia menyaksikan karakter AI menjadi bintang utama film panjang, atau tetap memilih aktor manusia yang memiliki pengalaman, emosi, dan kehidupan nyata.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...