Lintasarta Siapkan Fondasi Digital Terintegrasi untuk Percepat Transformasi BPD

Try Surya Anditya
Oleh Try Surya Anditya - Tim Publikasi Katadata
24 Juli 2026, 14:21
Lintasarta memperkuat transformasi digital Bank Pembangunan Daerah (BPD) melalui pengembangan Intelligent Core. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya membangun fondasi digital yang aman, terintegrasi, dan berdaulat guna mendukung percepatan digitalisasi
Lintasarta
Lintasarta memperkuat transformasi digital Bank Pembangunan Daerah (BPD) melalui pengembangan Intelligent Core. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya membangun fondasi digital yang aman, terintegrasi, dan berdaulat guna mendukung percepatan digitalisasi layanan perbankan daerah.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Lintasarta memperkuat dukungannya terhadap transformasi digital Bank Pembangunan Daerah (BPD) melalui pembangunan fondasi digital yang mengedepankan aspek kedaulatan data, keamanan, dan integrasi teknologi. 

Upaya tersebut akan menjadi salah satu fokus dalam BPD Summit 2026 yang digelar di Semarang pada 5–7 Agustus 2026 dan mempertemukan jajaran BPD dari seluruh Indonesia.

Peran BPD sebagai motor penggerak ekonomi daerah dinilai semakin strategis di tengah meningkatnya kebutuhan layanan perbankan digital. Namun, kesiapan transformasi digital di masing-masing BPD masih berbeda, baik dari sisi infrastruktur teknologi, keamanan siber, pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI), maupun ketersediaan talenta digital.

President Director & CEO Lintasarta, Armand Hermawan mengatakan, transformasi digital di lingkungan BPD membutuhkan fondasi yang mampu mendukung modernisasi layanan sekaligus menjaga keamanan dan kedaulatan data.

“BPD membutuhkan fondasi digital yang mampu menghadirkan standar kapabilitas yang setara tanpa menghilangkan karakteristik dan kebutuhan masing-masing daerah. Melalui Lintasarta Intelligent Core, kami ingin membantu BPD mempercepat transformasi digital dengan infrastruktur yang berdaulat, terintegrasi, dan siap mendukung pemanfaatan AI secara aman dan berkelanjutan,” kata Armand dalam keterangan resmi, Jumat (24/7).

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Lintasarta menghadirkan Lintasarta Intelligent Core, sebuah fondasi digital yang mengintegrasikan layanan konektivitas, cloud, keamanan siber, serta kolaborasi berbasis AI (4C) dalam satu ekosistem.

Platform tersebut dikembangkan dengan tiga prinsip utama. Pertama, Sovereign, melalui penyediaan sovereign infrastructure dan sovereign AI guna menjaga kedaulatan data. Kedua, Integrated, yang menyatukan berbagai kapabilitas digital dalam solusi end-to-end. Ketiga, Seamless Experience, untuk menghadirkan layanan digital yang lebih sederhana, efisien, dan andal.

Selain membangun infrastruktur digital, Lintasarta juga menaruh perhatian pada penguatan keamanan siber di lingkungan BPD. Perusahaan menilai tingkat kematangan sistem cybersecurity dan Security Operations Center (SOC) di setiap BPD masih bervariasi sehingga diperlukan pendekatan yang lebih terpadu, termasuk pemanfaatan AI untuk meningkatkan kemampuan mendeteksi dan merespons ancaman siber.

Dalam mendukung transformasi tersebut, Lintasarta menyiapkan tiga fokus utama. Pertama, menyediakan platform digital melalui Intelligent Core sebagai fondasi infrastruktur bersama yang memenuhi standar regulator. Kedua, memperluas implementasi AI untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pencegahan fraud, penguatan sistem keamanan siber, penilaian kredit UMKM, hingga peningkatan kualitas layanan kepada nasabah.

Ketiga, perusahaan mendorong pengembangan sumber daya manusia melalui peningkatan kapasitas talenta digital di daerah dengan melibatkan BPD dan perguruan tinggi di wilayah operasional masing-masing bank.

Inisiatif tersebut sejalan dengan Roadmap Penguatan BPD 2024–2027 yang disusun Otoritas Jasa Keuangan (OJK), khususnya dalam percepatan transformasi digital serta penguatan kontribusi BPD terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Berbagai tantangan transformasi digital itu akan menjadi salah satu agenda utama dalam BPD Summit 2026. Forum tersebut akan mempertemukan regulator, pimpinan BPD, serta pemangku kepentingan untuk membahas strategi mempercepat digitalisasi perbankan daerah tanpa mengabaikan aspek keamanan dan kedaulatan data.

Melalui penyelenggaraan forum tersebut, Lintasarta, sebagai Beyond AI Factory dari Indosat Ooredoo Hutchison Group, menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem digital yang berdaulat sekaligus mendukung peningkatan daya saing ekonomi nasional melalui transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...