AI Makin Jago Coding, Bagaimana Nasib Pekerja Digital Indonesia?

Rahayu Subekti
27 Agustus 2026, 14:47
coding, ai,
YouTube AI Revolution
Ilustrasi AI generatif
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Perkembangan kecerdasan buatan alias AI mulai mengubah cara perangkat lunak dirancang dan dikembangkan. Kemampuan akal imitasi untuk menulis kode atau coding, membuat pekerjaan developer menjadi lebih cepat. Akan tetapi, pada saat yang sama memunculkan pertanyaan baru mengenai peran dan kebutuhan talenta digital di Indonesia.

Isu tersebut menjadi semakin relevan di tengah kebutuhan Indonesia terhadap talenta digital yang terus meningkat. IBM Indonesia mengungkapkan ekonomi digital Indonesia telah mendekati US$ 130 miliar atau Rp 2.303,2 triliun (kurs Rp 17.717 per dolar AS).

Tak hanya itu, Indonesia diperkirakan membutuhkan sedikitnya 9 juta talenta digital pada 2030. Developer menjadi salah satu kelompok yang dinilai berperan penting dalam mendorong modernisasi operasional dan percepatan adopsi AI.

Direktur Ekosistem Kecerdasan Artifisial dan Teknologi Emerging Direktorat Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdig) Said Mirza Pahlevi mengungkapkan pentingnya memperkuat ekosistem digital. Menuurtnya, hal tersebut menjadi kunci untuk mengubah ambisi menjadi dampak nyata.

Kolaborasi dengan IBM bukan hanya tentang memajukan teknologi, tetapi juga tentang mengembangkan talenta, memperkuat kapabilitas, dan memastikan manfaat transformasi digital dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. ”Dengan mempertemukan pemerintah, industri, dan komunitas, kita dapat membangun masa depan digital di mana inovasi menciptakan peluang dan ketahanan, serta memastikan tidak ada yang tertinggal,” kata Said.

Adopsi AI Bukan Sekedar Kecepatan

Dalam IBM Indonesia Builders Day 2026, Managing Director IBM Indonesia Juvanus Tjandra mengatakan adopsi AI tidak hanya berkaitan dengan kecepatan. Menurutnya, seiring percepatan adopsi AI oleh banyak organisasi, developer TI berada di garis depan dalam mengubah inovasi menjadi produktivitas, nilai bisnis, dan pertumbuhan ekonomi.

”Dengan agentic AI, mereka dapat bergerak lebih cepat, menyelesaikan tantangan yang lebih kompleks, dan membangun solusi transformatif dalam skala besar,” kata Juvanus.

Sementara itu, Vice President, IBM Bob and Canada Lab Director Michael Kwok mengatakan kehadiran AI tidak serta-merta menghilangkan peran developer. Menurutnya, AI memang dapat membantu menyelesaikan pekerjaan coding dengan lebih cepat, tetapi developer tetap harus memahami dan memvalidasi hasil yang diberikan AI.

"Selalu ada risiko orang bergantung pada AI terlalu banyak," kata Kwok dalam sesi bersama media.

Ia menekankan developer tetap perlu memahami perubahan yang dibuat AI dan melakukan peninjauan terhadap kode. Dengan demikian, AI diposisikan sebagai alat untuk membantu pekerjaan developer, bukan menggantikan seluruh proses pengambilan keputusan manusia.

Karena itu, dalam kesempatan ini, IBM juga memperkenalkan IBM Bob, platform pengembangan berbasis agentic AI yang mengutamakan AI dan mentransformasi seluruh siklus pengembangan perangkat lunak dengan memberdayakan developer untuk berinovasi lebih cepat. Hal ini dilakukan melalui pemangkasan waktu migrasi dari hitungan bulan menjadi hitungan hari, percepatan pencapaian hasil bisnis, serta peningkatan produktivitas hingga 45%.

Sebagai mitra pengembangan berbasis AI yang mengutamakan AI (AI-first), IBM Bob mendukung seluruh siklus pengembangan perangkat lunak, membantu tim merencanakan, menulis kode, menguji, menerapkan, dan memodernisasi aplikasi dengan lebih cepat dan efektif.

Dalam IBM Indonesia Builders Day 2026, IBM memperkenalkan Bon 2.0 atau Bob Anywhere yang dilengkapi arsitektur multi-agen. Fitur ini memungkinkan developer mengotomatiskan tugas-tugas kompleks, mempercepat proses delivery perangkat lunak, serta berfokus pada inovasi yang menciptakan nilai lebih besar, dengan tetap mempertahankan tata kelola dan kontrol yang dibutuhkan perusahaan.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Rahayu Subekti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...