Tutup Kesenjangan Bahasa AI, Gates Foundation Gandeng 59 Organisasi Global

Image title
22 September 2026, 09:05
Gates Foundation, bahasa AI, layanan AI
Unsplash
Ilustrasi Artificial Intelligence
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Gates Foundation bersama 59 organisasi lainnya membentuk koalisi global untuk memperluas akses kecerdasan buatan (AI) bagi masyarakat yang menggunakan bahasa yang masih kurang terwakili dalam model AI. 

Koalisi tersebut menargetkan sekitar 3,4 miliar orang dapat menggunakan perangkat AI dalam bahasa dan suara mereka sendiri dalam lima tahun ke depan.

Menurut pengumuman di laman Gates Foundation, komitmen tersebut diumumkan di New York, Amerika Serikat pada 21 September 2026. Sebanyak 60 organisasi dari ekosistem AI global menjadi penandatangan awal, mulai dari perusahaan teknologi, laboratorium AI, peneliti, pemerintah, organisasi masyarakat, hingga lembaga filantropi.

“Salah satu kesenjangan akses terbesar dalam AI, yakni menyediakan layanan AI yang aman dan efektif dalam bahasa yang digunakan masyarakat di berbagai belahan dunia. Sebanyak 60 organisasi penandatangan awal bersatu di bawah target lima tahun bersama,” tulis Gates Foundation.

Saat ini terdapat sekitar 7.000 bahasa di dunia. Namun, hanya sebagian kecil yang dinilai memiliki sumber daya memadai untuk mendukung kemampuan AI yang kuat. 

Sementara itu, banyak bahasa lainnya masih kurang terwakili dalam data, perangkat, dan tolok ukur yang digunakan untuk membangun serta menguji sistem AI.

“Banyak bahasa lainnya, yang kerap disebut sebagai “bahasa dengan sumber daya rendah” atau low-resource languages, masih kurang terwakili dalam data, perangkat, dan tolok ukur yang digunakan untuk membangun dan menguji AI,” katanya.

Kondisi tersebut membuat masyarakat yang menggunakan bahasa yang kurang terwakili berisiko mendapatkan layanan AI dengan tingkat akurasi dan kegunaan yang lebih rendah. Sistem AI juga dapat lebih sulit memahami cara masyarakat dari komunitas tersebut berkomunikasi.

Gates Foundation menilai persoalan tersebut tidak sekadar terkait kemampuan AI dalam menerjemahkan teks. Kemampuan suara juga menjadi bagian penting, terutama bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan dalam menggunakan layanan berbasis teks atau mengetik.

Selain itu, dialek, slang, idiom, dan konteks budaya dapat memengaruhi makna komunikasi. Karena itu, peningkatan kemampuan AI dalam memahami bahasa dan konteks lokal dinilai dapat memperluas penggunaan AI dalam berbagai sektor, seperti kesehatan, pendidikan, pertanian, layanan keuangan, dan pelayanan publik.

Fokus pada Empat Bidang

 Untuk mencapai target tersebut, organisasi yang tergabung dalam koalisi akan bekerja sama dalam empat bidang.

Pertama, membangun open language layer atau lapisan bahasa terbuka berupa infrastruktur data bersama yang aman dan dapat digunakan oleh para pengembang melalui lisensi terbuka.

Kedua, membuat sistem penilaian dan tolok ukur untuk mengukur perkembangan secara transparan terhadap target global yang telah ditetapkan.

Ketiga, mengubah data bahasa menjadi model dan aplikasi AI yang dapat digunakan oleh berbagai pengembang, termasuk pengembang yang tidak memiliki sumber daya sebesar perusahaan teknologi besar.

Keempat, memastikan pengembangan dan penerapan teknologi dilakukan secara bertanggung jawab dengan melindungi privasi, persetujuan, dan kedaulatan data.

Sebanyak 60 penandatangan awal berasal dari berbagai sektor. Di antaranya Gates Foundation, Google, Microsoft, Amazon, Anthropic, NVIDIA, OpenAI Foundation, UNICEF, dan World Bank Group.

Selain itu terdapat organisasi seperti AI4Bharat, AI Singapore, Data Science Nigeria, Digital Green, Deep Learning Indaba, Mozilla Data Collective, serta Kementerian Telekomunikasi dan Urusan Digital Senegal.

Inisiatif tersebut merupakan bagian dari agenda Gates Foundation untuk memperluas manfaat AI. Sebelumnya, pada 14 September 2026, yayasan tersebut mengumumkan rencana mengalokasikan sedikitnya US$1 miliar atau Rp 17,82 triliun (kurs Rp 17.820 per dolar AS) dalam dua tahun untuk memperluas akses terhadap AI dan solusi berbasis AI, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, pertanian, dan pembangunan fondasi digital.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nuzulia Nur Rahmah

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...