Kualitas Udara Surabaya dan Tangerang Selatan Tidak Sehat Pagi Ini
Polusi udara di Surabaya dan Tangerang Selatan (Tangsel) menempati posisi terburuk nasional pada Senin pagi (8/6). Berdasarkan pantauan situs IQAir pukul 07.06 WIB, poin AQI wilayah-wilayah itu mencapai lebih dari 150.
Pada kualitas udara yang tidak sehat, masyarakat umum terutama kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, orang hamil, atau penderita penyakit jantung dan paru rentan mengalami efek kesehatan.
“Ketika kualitas udara dikategorikan tidak sehat, masyarakat umum, terutama kelompok yang sensitif, mungkin mulai mengalami efek kesehatan,” demikian penjelasan IQAir, dikutip pada Senin (8/6).
IQAir menyarankan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dalam kondisi ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG juga beberapa kali mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, khususnya jika berada di lokasi dengan tingkat pencemaran udara tinggi.
Berikut daftar lima wilayah di Indonesia dengan kualitas udara terburuk pagi ini:
- Surabaya, Jawa Timur, dengan poin AQI 189 atau dalam kategori tidak sehat.
- Tangerang Selatan, Banten, dengan poin AQI 153 atau dalam kategori tidak sehat.
- Tangerang, Banten, dengan poin AQI 142 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
- Bandung, Jawa Barat, dengan poin AQI 123 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
- Jakarta, dengan poin AQI 107 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Sementara itu, Kota Medan di Sumatera Utara memiliki kualitas udara paling sehat pagi ini dengan poin AQI 39 dan masuk kategori baik. Kota Pekanbaru di Riau menyusul di urutan kedua dengan poin AQI 52, namun masuk kategori sedang.
Di lingkup global, kota besar dengan kualitas udara paling sehat mencapai poin AQI 11, tepatnya di Tokyo dan Kyoto di Jepang. Berikutnya disusul Ossaka di Jepang dengan poin AQI 12 dan Vancouver di Kanada dengan poin AQI 13. Kualitas udara kota-kota tersebut masuk kategori baik.
Berbanding terbalik dengan kondisi tersebut, beberapa kota besar ini memiliki kualitas udara terburuk di dunia. Berikut daftarnya:
- Kinshasa, Republik Demokratik Kongo, dengan poin AQI 166 atau dalam kategori tidak sehat.
- Johannesburg, Afrika Selatan, dengan poin AQI 156 atau dalam kategori tidak sehat.
- Lahore, Pakistan, dengan poin AQI 154 atau dalam kategori tidak sehat.
- Santiago, Chili, dengan poin AQI 134 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
- Karachi, Pakistan, dengan poin AQI 118 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Indeks AQI adalah konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Rumus indeks mempertimbangkan enam polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.
Angka AQI keseluruhan pada waktu tertentu ditentukan oleh polutan paling berisiko dengan angka AQI paling tinggi. Indeks AQI berkisar dari 0 sampai 500 dengan pembagian enam kategori.
Kategori baik memiliki rentang skor AQI 0-50, kategori sedang memiliki rentang skor 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang skor 101-150
Sementara itu, kategori tidak sehat dengan rentang skor AQI di angka 151-200, kategori sangat tidak sehat 200-299, dan kategori berbahaya pada rentang 300-500.
Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Sementara itu, kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.
