Kualitas Udara Tangsel Terburuk di RI Pagi Ini, Kelompok Sensitif Perlu Waspada

Ajeng Dwita Ayuningtyas
23 Februari 2026, 08:21
kualitas udara, tangerang selatan
ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/rwa.
Petugas menuangkan hasil sampel pengukuran gas dan udara ke dalam tabung di Kampung Cengkok, Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (15/10/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Tangerang Selatan di Banten menjadi wilayah dengan kualitas udara terburuk di Indonesia pada Senin (23/2) pagi. Dari pantauan situs IQAir pukul 07.24 WIB, kualitas udara Tangerang Selatan masuk kategori sedang dengan poin AQI 71.

Kualitas udara Tangerang Selatan sebenarnya masih relatif aman untuk kelompok masyarakat umum. Namun, kualitas udara di kota tersebut rentan bagi kelompok sensitif, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung dan paru ketika beraktivitas berat di luar ruangan. 

"Kelompok sensitif sebaiknya mengurangi aktivitas fisik di luar ruangan secara drastis. Ventilasi tidak dianjurkan, dan jendela sebaiknya ditutup untuk menghindari udara luar yang kotor," demikian dikutip dari laman resmi IQAir, pada Senin (23/2).

Selain Tangerang Selatan, berikut sejumlah wilayah dengan kualitas udara serupa di Indonesia pagi ini:

  1. Tangerang Selatan, Banten, dengan poin AQI 71 atau dalam kategori sedang
  2. Pontianak, Kalimantan Barat, dengan poin AQI 70 atau dalam kategori sedang
  3. Serpong, Banten, dengan poin AQI 69 atau dalam kategori sedang
  4. Surabaya, Jawa Timur, dengan poin AQI 69 atau dalam kategori sedang 
  5. Bekasi, Jawa Barat, dengan poin AQI 64 atau dalam kategori sedang

Sementara, kualitas udara paling sehat tercatat di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, dengan poin AQI 13. Dengan poin tersebut, kualitas udara Palangkaraya tergolong baik. Kemudian disusul Badung, Bali, dengan poin AQI 44. Badung juga masuk kategori baik.

Di lingkup global, kualitas udara terbaik atau paling sehat terpantau berada di Detroit, Amerika Serikat, dengan poin AQI 8. Baru disusul Conpenhagen di Denmark dan Seattle di Amerika Serikat dengan poin AQI 9.

Berbalik dengan kondisi tersebut, beberapa kota besar ini justru memiliki kualitas udara sangat buruk:

  1. Dhaka, Bangladesh, dengan poin AQI 255 atau dalam kategori sangat tidak sehat
  2. Kabul, Afghanistan, dengan poin AQI 226 atau dalam kategori sangat tidak sehat
  3. Lahore, Pakistan, dengan poin AQI 225 atau dalam kategori sangat tidak sehat
  4. Delhi, India, dengan poin AQI 218 atau dalam kategori sangat tidak sehat
  5. Kolkata, India, dengan poin AQI 200 atau dalam kategori tidak sehat

Indeks AQI merupakan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Rumus indeks umumnya mempertimbangkan enam polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.

Kategori baik memiliki rentang skor AQI 0-50, kategori sedang memiliki rentang skor 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang skor 101-15o.

Sedangkan kategori tidak sehat dengan rentang skor AQI di angka 151-200, kategori sangat tidak sehat 200-299, dan kategori berbahaya pada rentang 300-500.

Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.  Sementara itu, kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ajeng Dwita Ayuningtyas
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...