UGM Bakal Produksi Alat Deteksi Dini Covid-19 GeNose Bulan Depan

Alat deteksi Covid-19 ciptaan UGM maih dalam uji diagnosis dan uji klinis.
Merdeka.com
Oleh Merdeka.com
12 Oktober 2020, 18:17
virus corona, pandemi corona, covid-19
ANTARA FOTO/Aji Styawan/nz
Ilustrasi, petugas medis tes usap (swab) COVID-19. UGM berencana produksi massal alat deteksi dini Covid-19 melalui hembusan nafas yang disebut GeNose.

Gubernur DIY, Sri Sultan HB X menjajal GeNose, alat diagnosis cepat infeksi SARS-Cov2 atau Covid-19 melalui embusan napas. Sultan HB X menjajal GeNose saat menerima audiensi pimpinan UGM ke Kantor Gubernur, Senin (12/10).

Rektor UGM, Panut Mulyono mengatakan, audiensi dengan Sultan HB X dilakukan untuk menyampaikan progres terkini GeNose. Panut menerangkan bahwa GeNose saat ini sedang dalam proses uji klinis dan uji diagnosis.

"Dalam pertemuan ini kami menyampaikan progres dari inovasi GeNose yang sekarang dalam proses untuk uji klinis, uji diagnosis, dan menunggu izin edar dari Kementerian Kesehatan," katanya dalam keterangan tertulisnya.

Sementara itu, anggota tim peneliti GeNose yang hadir dalam pertemuan ini, Dian Kesumapramudya menerangkan bahwa GeNose dapat digunakan sebagai salah satu metode skrining bersama rapid rest serta PCR.

Dian menuturkan sejumlah tahapan masih harus dilalui sebelum alat ini dapat mulai diproduksi secara massal. Proses uji diagnosis rencananya akan mulai dilakukan dalam minggu ini, dan diharapkan proses produksi dapat dimulai pada pertengahan November mendatang.

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait