Baru IPO, PSAT Jual Empat Kapal ke Global Marindo Rp 22 Miliar

Karunia Putri
24 Juli 2025, 07:00
PT Pancaran Samudera Transport Tbk, psat jual empat kapal, prospek saham psat,
PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT)
PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT)
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT) yang IPO pada 8 Juli, menjual empat kapal ke PT Global Marindo Perkasa (GMP) dengan total penjualan Rp 22 miliar.

Sekretaris Perusahaan PT Pancaran Samudera Transport Tbk (PSAT) Fadzil Fahreza menjelaskan penjualan keempat kapal bertujuan regenerasi kapal-kapal berusia di atas 20 tahun.

Penjualan keempat kapal akan mengurangi biaya perawatan. “Tidak terdapat dampak yang merugikan dari kejadian dan informasi tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan,” kata Fadzil dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia atau BEI dikutip Rabu (23/7).

Rincian empat kapal yang dijual merujuk pada keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan kepada BEI sebagai berikut:

  1. Kapal BG Kaltim FT 36-07 jenis tongkang atau barge Rp 6,85 miliar
  2. Kapal BG Kaltim FT 36-09 jenis barge Rp 6,9 miliar
  3. Kapal TB Kaltim Dolphin 10-17 jenis tug boat Rp 4,15 miliar
  4. Kapal TB Kaltim Dolphin 10-19 jenis tug boat Rp 4,1 miliar

Fadzil mengatakan jajaran direksi PSAT telah menerapkan dan melaksanakan prinsip kehati-hatian dalam setiap tindakan dan keputusan.

“Transaksi ini dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang berlaku umum dan semua informasi yang telah diungkapkan dalam laporan ini tidak menyesatkan,” kata Direksi PSAT melalui keterbukaan informasi.

Prospek Saham PSAT 

Industri jasa pelayaran dan pengangkutan batu bara dinilai memiliki prospek cerah seiring meningkatnya permintaan energi, baik di pasar domestik maupun ekspor.

Kebutuhan batu bara, terutama untuk keperluan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan industri seperti semen, diperkirakan terus tumbuh dalam jangka panjang. 

Menurut data Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI-ICMA), target Domestic Market Obligation (DMO) batu bara pada 2025 diproyeksikan 229,3 juta ton atau naik 4,05% dibandingkan target 2024 sebesar 220 juta ton. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan energi nasional, terutama untuk pembangkit listrik.  

PSAT akan mengalokasikan seluruh dana hasil IPO Rp 175 miliar untuk setoran modal ke anak usaha, PT Pancaran Karya Shipping (PKS). PKS bakal menggunakannya untuk membeli dua unit kapal bulk carrier, guna memperkuat armada dalam mendukung proyek pengangkutan batu bara milik perseroan.

Salah satu aspek yang membuat saham PSAT menarik yakni komitmen perusahaan untuk membagikan dividen 100% dari laba bersih yang diperoleh.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Karunia Putri

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...