Geliat Medco (MEDC) Raup Kontrak Blok Migas Cendramas di Lepas Pantai Malaysia
Emiten minyak dan gas PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) kian bergeliat. Petroliam Nasional Berhad (Petronas) menunjuk anak usaha Medco Energi yakni Medco Asia Pacific Limited menjadi operator terkait kontrak bagi hasil atau Production Sharing Contract (PSC) Cendramas di lepas pantai Malaysia.
Dalam proyek tersebut, Medco Asia Pacific Limited diusulkan bermitra dengan DIALOG Resources Sdn. Bhd. dan EnQuest Petroleum Production Malaysia Ltd. Direktur Utama Medco Energi, Hilmi Panigoro, menjelaskan penunjukan ini tetap tunduk pada pelaksanaan PSC dan Perjanjian Operasi Bersama serta persyaratan pendahuluan lain yang ditetapkan oleh PETRONAS.
“Kami terus menantikan kerja sama yang erat dengan PETRONAS, DIALOG, dan EnQuest untuk menjalankan kegiatan operasi yang aman dan andal serta memaksimalkan nilai dari aset ini,” ucap Hilmi dalam keterangannya, Rabu (11/2).
Kontrak baru yang diraih Medco Energi menjadi tambahan amunisi untuk menjalani 2026. Pada 2025 perusahaan mencatat kinerja operasional yang solid sepanjang tahun buku 2025, ditopang pertumbuhan produksi migas, bisnis kelistrikan, serta penguatan cadangan energi. Produksi minyak dan gas perseroan mencapai 156 mboepd.
Capaian ini didukung proyek baru di Blok B Natuna dan peningkatan kepemilikan operasi di PSC Corridor menjadi 70%. Pada kuartal keempat 2025, produksi bahkan menyentuh puncak 178 mboepd dengan rata-rata 176 mboepd sepanjang periode tersebut. Adapun 2026, Medco menargetkan produksi naik ke kisaran 165–170 mboepd, yang berpotensi menjadi level tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.
Di segmen ketenagalistrikan, Medco Power membukukan penjualan listrik sebesar 4.371 GWh sepanjang 2025. Pertumbuhan ini ditopang lonjakan penjualan energi terbarukan sebesar 25%, terutama dari proyek IPP baru di Ijen dan Bali Timur. Perseroan menargetkan volume penjualan listrik meningkat menjadi 4.550 GWh pada 2026, dengan kontribusi energi terbarukan sekitar 24%.
Adapun di sisi cadangan dan sumber daya, cadangan terbukti dan terukur (2P) meningkat menjadi 564 mmboe pada akhir 2025 dari 493 mmboe pada tahun sebelumnya. Indeks umur cadangan naik menjadi 11,4 tahun. Sementara itu, sumber daya kontinjensi (2C) bertambah menjadi sekitar 1 miliar boe dari sebelumnya 896 mmboe.
Selain mencatat pertumbuhan operasional, Medco juga meningkatkan pengembalian kepada pemegang saham. Sepanjang 2025, perseroan membukukan total imbal hasil pemegang saham sebesar 27%. Secara rinci pengembalian dana US$ 110 juta melalui dividen US$ 80 juta dan pembelian kembali atau buyback saham senilai US$ 30 juta.
“Memasuki tahun 2026, kami tetap fokus untuk terus menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan melalui pertumbuhan, keunggulan operasional, serta disiplin dalam pengelolaan modal,” ucap Roberto Lorato, CEO Medco Energi.
