Fauzi Ichsan dan Michael Tjoajadi Disebut Jadi Kandidat Kuat Petinggi INA

Nur Hana Putri Nabila
13 Februari 2026, 10:06
CEO INA
Katadata/Nur Hana Putri Nabila
CEO Schroders Investment Management Indonesia, Michael Tjoajadi (kanan), dalam paparan Market Outlook 2024 di Jakarta, Senin (8/7).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Ketua Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Mukhamad Misbakhun menyebut Fauzi Ichsan dan Michael Tjoajadi terpilih menjadi kandidat Dewan Pengawas Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau Indonesia Investment Authority (INA).

“Fauzi Ichsan dan Michael Tjoajadi (calon CEO INA),” kata Misbakhun kepada wartawan saat dimintai konfirmasi, dikutip Jumat (13/2). 

Adapun Fauzi Ichsan dikenal sebagai praktisi ekonomi dan keuangan dengan rekam jejak panjang di sektor perbankan dan kebijakan publik. Ia pernah memegang peran strategis sebagai pimpinan di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Tak hanya itu, Fauzi Ichan juga meniti karier senior di Standard Chartered Bank. 

Di sisi lain, berdasarkan profil linkedin-nya, Michael Tjoajadi adalah sosok senior di industri manajemen investasi. Dia kini menjabat presiden direktur Schroders Indonesia sejak 1996 dan kini sudah menjabat selama 29 tahun. 

Sebelumnya Ridha DM Wirakusumah dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Direktur atau CEO Indonesia Investment Authority (INA). Berdasarkan sumber Katadata.co.id, Ridha telah menyampaikan pengunduran dirinya ke jajaran Dewan Direksi dan Wakil Presiden. Padahal, seharusnya Ridha masih menjabat hingga 16 Februari 2026.  

“Benar, official sebenarnya 16 Februari, sesuai masa jabatannya,” ucap sumber Katadata.co.id, Jumat (13/2).

Katadata.co.id telah meminta konfirmasi ke Ridha, namun belum menjawab hingga berita ini ditayangkan.

Selain CEO INA, Ridha DM Wirakusumah juga dikenal sebagai salah satu eksekutif senior di Indonesia dalam bidang perbankan, jasa keuangan, dan investasi dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di institusi terkemuka, baik global dan Indonesia. Sebelum bergabung di INA, ia pernah menjabat sebagai direktur utama Bank Permata, head of Indonesia KKR & Co, dan direktur utama Bank Maybank Indonesia. 

Ia juga pernah menjabat di beberapa perusahaan multinasional, yaitu sebagai CEO Asia Pasifik AIG Consumer Finance, CEO Asia Pasifik GE Capital Consumer Finance and Banking, CEO GE Capital Thailand, CEO GE Capital Indonesia, serta sebagai head of corporate finance di Bankers Trust, dan head of public sector di Citibank Indonesia. 

Ridha Wirakusumah memperoleh gelar doktor di bidang Administrasi Bisnis dari City University Hong Kong; MBA di bidang Finance and International Business dari Ohio University, dan; sarjana bidang Electrical Engineering, Electronic, and Science dari Ohio University, serta Program Manajemen Lanjutan dari University California, Berkeley.

Rapat Konsultasi Menkeu Purbaya dengan DPR

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengadakan rapat konsultasi dengan pimpinan DPR membahas calon anggota Dewan Pengawas INA dari unsur profesional di Kompleks Parlemen, Rabu (11/2). 

Dalam rapat yang berlangsung secara tertutup itu, Purbaya mengaku ditanya apakah dia sebelumnya pernah mewawancarai para kandidat tersebut. Purbaya menyebut ada dua kandidat calon, namun ia belum dapat mengungkapkannya. 

“Itu (seleksi) sudah selesai pada waktu saya jadi menteri keuangan, jadi saya belum pernah mewawancarai kedua kandidat tadi,” kata Purbaya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (11/2).  

Purbaya mengatakan, prosedur seleksi calon anggota Dewan Pengawas LPI nantinya surat akan dikembalikan pada Presiden Prabowo Subianto. 

“Jadi suratnya dikembalikan ke Presiden dengan arahan terserah Presiden mau pilih dari satu, dari dua, atau mengulang proses Pansel-nya. Kita akan tanyakan ke Presiden,” kata Purbaya.

Meski belum membeberkan nama kedua calon tersebut, Purbaya memastikan keduanya berlatar belakang sektor keuangan.  “Dari sektor keuangan semuanya,” kata Purbaya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila
Editor: Ahmad Islamy

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...