Jurus Baru Alfamart (AMRT): Gandeng Layar Digi Bikin Bioskop di Minimarket
Pengelola gerai ritel modern Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), menjajaki kerja sama dengan Layar Digi untuk menghadirkan bioskop mini atau microcinema di sejumlah gerai minimarket-nya. Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi perseroan memperluas portofolio bisnis sekaligus meningkatkan trafik pengunjung ke toko.
Corporate Affairs Director AMRT, Solihin mengatakan, dalam kerja sama tersebut Alfamart menyediakan ruang di lantai dua gerai. Sementara seluruh aspek teknis pengelolaan bioskop mulai dari jenis film, ketentuan tiket, hingga kapasitas bioskop berada di tangan Layar Digi.
“Saat ini kontribusi (AMRT) di lantai dua. Untuk teknis seperti kapasitas, film yang ditayangkan ditentukan oleh Layar Digi. Karena kan kami enggak punya pengalaman bikin bioskop,” ujar Solihin kepada Katadata, Selasa (24/2).
Ia menjelaskan tidak semua gerai akan dilengkapi fasilitas bioskop mini. Penentuan lokasi sepenuhnya menjadi kewenangan Layar Digi yang dinilai memiliki pengalaman dalam mengukur potensi pasar dan kelayakan suatu lokasi.
Solihin berharap kehadiran bioskop mini tersebut dapat mendorong peningkatan transaksi dan menghadirkan aktivitas baru di gerai Alfamart untuk pelanggannya. “Kami berharap, selain dia (pelanggan) nonton dia juga mungkin belanja atau apa gitu,” katanya.
Selama ini, Alfamart dikenal sebagai bagian dari aktivitas harian masyarakat. Melalui kolaborasi ini, gerai diharapkan tidak hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi juga ruang kebersamaan bagi komunitas untuk berkumpul, menonton, dan berinteraksi sekaligus mendukung karya kreatif lokal.
Layar Digi sendiri menghadirkan konsep microcinema yang lebih inklusif dan dapat dimanfaatkan lintas sektor. Selain untuk pemutaran film, fasilitas ini dapat digunakan sebagai media pembelajaran interaktif bagi komunitas pendidikan serta ruang distribusi konten bagi pelaku industri kreatif agar menjangkau audiens yang lebih luas, termasuk di luar kota besar.
Berdasarkan paparan publik AMRT pada Mei 2025, perseroan mengoperasikan 23.277 gerai ritel dan 359 gerai stock point melalui entitas anak.
Pada penutupan sesi 1 perdagangan Selasa (24/2), saham AMRT turun tipis 0,56% ke level Rp1.790 per saham. Dalam tiga bulan terakhir pergerakan sahamnya cenderung volatil dengan pelemahan 1,91%, dan terkoreksi 28,69% secara tahunan.
