Emiten Hary Tanoe MNCN Ungkap Detail JV dengan Republikorp di iNews Media Group

Ahmad Islamy
21 September 2026, 19:50
MNCN
Arief Kamaludin | KATADATA
Gedung MNC di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait rencana kerja sama strategis dan perjanjian usaha patungan alias joint venture (JV) dengan PT Republik Media Anak Bangsa (RMAB), entitas media milik Republikorp Group.

Penjelasan tersebut disampaikan MNCN sebagai respons atas permintaan klarifikasi dari BEI melalui Surat Nomor S-12141/BEI.PP2/09-2026 yang diterima perseroan pada 18 September 2026. Emiten milik pengusaha nasional Hary Tanoesoedibjo (HT) itu menjelaskan, perseroan telah menandatangani perjanjian kerja sama strategis dan perjanjian usaha patungan dengan RMAB pada 14 September 2026.

“Pada Hari Senin, Tanggal 14 September 2026, perseroan telah menandatangani perjanjian kerja sama strategis dan perjanjian usaha patungan dengan PT Republik Media Anak Bangsa (RMAB). Kedua perjanjian tersebut bersifat mengikat (definitif) dan bukan merupakan nota kesepahaman atau perjanjian pendahuluan,” ungkap Corporate Secretary MNCN, Cahyarina A Asri, dalam keterbukaan informasi kepada BEI, Senin (21/9).

MNCN menegaskan, transaksi tersebut belum mencapai tahap penyelesaian atau closing. Proses transaksi masih menunggu pemenuhan sejumlah persyaratan pendahuluan (conditions precedent) sehingga belum berlaku efektif.

Dari sisi struktur, transaksi dilaksanakan dalam bentuk kerja sama strategis dalam PT iNews Media Network (IMG). Perseroan tersebut merupakan perusahaan induk yang menaungi lini usaha televisi, radio, portal berita, dan platform media digital di bawah IMG.

Dengan demikian, sampai hari ini, transaksi belum mengakibatkan perubahan pengendalian atas IMG maupun entitas anak yang menjadi objek transaksi. MNCN juga belum menyelesaikan proses closing transaksi.

Sebelumnya, kerja sama itu disebut mencakup seluruh ekosistem IMG, termasuk PT MNC Televisi Network (MTN) yang mengoperasikan iNews TV dan PT MNC Multimedia Network (MMN) yang mengelola portofolio radio milik grup. Kerja sama juga mencakup IDX Channel serta bisnis portal berita dan platform media digital di bawah IMG.

Ekosistem iNews menggenggam sejumlah platform berita digital, antara lain Okezone.com, iNews.id, Sindonews.com, dan News+. IDX Channel juga menjadi bagian dari ekosistem tersebut melalui saluran televisi dan portal digital yang berfokus pada pemberitaan pasar modal, ekonomi, bisnis, dan industri keuangan.

Dalam kerja sama itu, MNCN juga terlibat bersama RMAB dan PT Sinergi Terang Abadi (STA) untuk mengintegrasikan bisnis media berita dan olahraga di platform konvensional maupun digital. Para pihak akan berfokus pada penguatan pemberitaan nasional dan daerah, pengembangan konten olahraga, serta percepatan transformasi digital dan distribusi lintas platform.

Terkait hubungan para pihak, MNCN memastikan tidak terdapat hubungan afiliasi antara perseroan, pemegang saham pengendali, anggota direksi maupun dewan komisaris dengan RMAB, Republikorp Group, dan STA. Transaksi, menurut perseroan, dilaksanakan dengan prinsip kewajaran (arm's length) serta mengutamakan kepentingan perseroan dan seluruh pemegang saham.

MNCN juga menyatakan transaksi tersebut bukan merupakan transaksi material dan/atau perubahan kegiatan usaha utama sebagaimana dimaksud dalam POJK Nomor 17/POJK.04/2020.

Nilai transaksi berada di bawah 20% dari ekuitas perseroan. Sebagai pembanding, ekuitas MNCN berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 30 Juni 2026 mencapai Rp 23,455 triliun.

MNCN turut membeberkan kontribusi IMG beserta entitas anak yang menjadi objek transaksi, termasuk MTN, PT MNC Multimedia Network (MMN), dan IDX Channel. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 30 Juni 2026, kontribusi kelompok bisnis tersebut terhadap pendapatan MNCN mencapai 3,99%.

Sementara itu, kontribusinya terhadap laba bersih mencapai 1,03%, total aset sebesar 8,84%, dan total liabilitas sebesar 19,94%.

“Dengan proporsi kontribusi tersebut, perseroan meyakini transaksi ini tidak berdampak negatif terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan,” ujar Cahyarina.

Terkait penggunaan dana, MNCN menyatakan nilai dan mekanisme pembayaran akan ditentukan pada saat transaksi diselesaikan. Apabila terdapat dana yang diterima perseroan dari transaksi tersebut, dana akan digunakan untuk mendukung pengembangan usaha digital.

Rencana penggunaan dana tersebut sejalan dengan strategi yang telah disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) MNCN pada 25 Juni 2026.

Untuk menyelesaikan transaksi, masih terdapat sejumlah conditions precedent, di antaranya persetujuan korporasi dari masing-masing pihak, penandatanganan akta secara notariil, serta persetujuan dari lembaga yang berwenang.

MNCN menyatakan seluruh tahapan tersebut berjalan sesuai rencana. Perseroan menargetkan penyelesaian transaksi pada akhir September 2026.

“Hingga saat ini, seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, dan Perseroan menargetkan penyelesaian transaksi pada akhir bulan September 2026,” kata Cahyarina.

MNCN juga memastikan sampai hari ini tidak terdapat informasi, fakta, atau kejadian penting lain yang bersifat material dan belum diungkapkan kepada publik yang berpotensi memengaruhi kelangsungan usaha maupun harga saham perseroan.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...