Anak Usaha Astra dapat Kredit dari Australia Rp 358 Miliar
PT Serasi Autoraya Tbk atau Sera, anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) mendapatkan fasilitas pinjaman senilai US$ 25 juta. Fasilitas setara Rp 358,68 miliar itu diberikan oleh Australia and New Zealand Banking Group Limited, Singapore Branch.
Chief CFAT Serasi Autoraya Hasan Kuntarto mengatakan, penandatangan fasilitas pinjaman baru luar negeri tersebut diteken pada 15 November 2021. Pinjaman ini bisa dicairkan maksimal dalam 20 kali permintaan penarikan.
Debitur akan menggunakan semua jumlah uang yang dipinjamkan berdasarkan fasilitas untuk membiayai keperluan umum korporasinya. Fasilitas pinjaman baru ini dalam rangka menjalankan kegiatan usaha sehari-hari.
"Kami menjamin, fasilitas pinjaman baru tersebut tidak akan mempengaruhi financial covenant dan kemampuan bayar kami ke bank ataupun kreditur lainnya," kata Hasan dalam keterbukaan informasi, Jumat (26/11).
Suku bunga pinjaman untuk masing-masing periode bunga adalah nilai persentase per tahun. Suku bunganya merupakan jumlah margin dan LIBOR dibagi dengan selisih antara 100 %.
Masing-masing periode bunga untuk suatu pinjaman adalah tiga bulan atau periode lainnya yang disepakati antara debitur dan kreditur. Masing-masing periode bunga untuk suatu pinjaman akan dimulai pada tanggal penarikan.
Suatu periode bunga untuk suatu pinjaman tidak boleh melampaui suatu tanggal pembayaran kembali yang berlaku bagi pinjaman tersebut atau tanggal pengakhiran.
Sera dikenal sebagai salah satu perusahaan layanan transportasi dan logistik. Awalnya Sera merupakan perusahaan jasa penyewaan kendaraan. Kini menjelma menjadi perusahaan penyedia transportasi yang lebih luas lagi.
Saat ini perusahaan masih menyediakan jasa sewa kendaraan. Sera juga melayani aktivitas jual-beli kendaraan bekas melalui anak usahanya PT Serasi Mitra Mobil atau dikenal dengan Mobil88. Pembelian mobil bekas juga bisa dilakukan melalui cara lelang.
Perkembangan terakhir, Mobil88 baru saja memperoleh persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia atas peningkatan modal dasar pada 29 Oktober 2021. Peningkatan modal dilakukan melalui penerbitan saham baru sebanyak 230 ribu saham senilai Rp 230 miliar yang seluruhnya diambil oleh Sera.
Komposisi kepemilikan saham Mobil88 sebanyak 254.999 saham yang setara dengan 99,99 %. Sementara PT Balai Lelang Serasi memiliki satu saham setara dengan 0,01 %.
