Beban Bunga Turun, Laba Adira Finance Naik 32% jadi Rp 1,6 Triliun

Patricia Yashinta Desy Abigail
10 Februari 2023, 14:00
Laba Adira Finance Naik 32% jadi Rp 1,6 Triliun di 2022
ANTARA FOTO/Audy Alwi
Ilustrasi. Adira Finance membukukan kenaikan laba bersih senilai 32% secara tahunan pada akhir 2022.

Emiten multifinance, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) atau Adira Finance membukukan laba bersih senilai Rp 1,6 triliun sepanjang kuartal IV 2022. Laba bersih Adira Finance naik 32% dibanding laba pada periode yang sama tahun sebelumnya Rp 1,21 triliun.

Presiden Direktur Adira Finance, I Dewa Made Susila, mengatakan dari sisi pendanaan hingga Desember 2022, pembiayaan bersama mewakili 47% dari piutang yang dikelola. Sementara itu, total pinjaman perusahaan pada Desember 2022 turun 4% menjadi Rp 10,5 triliun.

Advertisement

Hal ini terdiri dari pinjaman bank baik dalam negeri dan luar negeri dan obligasi, dan sukuk masing-masing memberikan kontribusi 48% banding 52%. Hasilnya, gearing ratio turun menjadi 1,0 kali di tahun 2022 dari sebelumnya 1,2 kali di 2021 yang didukung dari pertumbuhan jumlah ekuitas dari meningkatnya saldo laba.

Beban bunga tercatat turun sebesar 34% menjadi Rp 729 miliar dampak adanya penurunan pada jumlah pinjaman dan biaya pendanaan. Selain itu, sejalan dengan perbaikan kondisi ekonomi dan bisnis, biaya kredit tercatat menurun sebesar 35% secara tahunan menjadi Rp 907 miliar. Dengan demikian, Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE) perusahaan masing-masing menjadi 8,6% dan 17,4% di tahun 2022.

Sampai Desember 2022, aset perusahaan menunjukkan perbaikan yang ditandai rendahnya rasio pembiayaan bermasalah (NPL) gross yang dikelola di level 1,7%, dari sebelumnya 2,3% pada 2021. Penurunan ini didukung aktivitas ekonomi yang berangsur pulih sehingga mempengaruhi kapasitas pembayaran konsumen serta memperkuat aktivitas penagihan.

Terkait jaringan usaha, per 31 Desember 2022 Adira Finance mengoperasikan 459 jaringan usaha di seluruh Indonesia dengan didukung sekitar 17 ribu karyawan, untuk melayani sekitar 1,7 juta konsumen.

Selain itu, untuk mendukung pembiayaan produk ramah lingkungan dan untuk menerapkan keuangan keberlanjutan, Adira Finance telah mulai menyalurkan pembiayaan kendaraan listrik yang nilainya meningkat di kuartal IV-2022 dibandingkan kuartal sebelumnya.

Peningkatan ini didukung dengan meningkatnya pemahaman masyarakat akan pentingnya konsep dari green living, penambahan infrastruktur pengisian baterai kendaraan listrik oleh pemerintah, serta munculnya beberapa produsen kendaraan listrik.

Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...
Advertisement