Permintaan Naik, Segar Kumala Bangun Gudang Berpendingin Baru di 2024

Lona Olavia
19 Februari 2024, 16:17
Permintaan Naik, Segar Kumala Bangun Gudang Berpendingin Baru di 2024
Dokumen
Button AI Summarize

Emiten produsen buah dan sayur PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) menyiapkan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) Rp 16 miliar untuk tahun 2024. 

Sekretaris Perusahaan PT Segar Kumesia Tbk Syanne mengatakan dana tersebut ditetapkan dengan tiga tujuan utama. Yaitu untuk pembukaan gudang berpendingin (cold storage) baru, penambahan armada berpendingin, dan modernisasi fasilitas kantor untuk meningkatkan produktifitas dan efisiensi.

“Pembangunan cold storage dengan fasilitas yang modern ini sejalan dengan langkah perseroan untuk terus menghadirkan produk buah-buahan segar dan berkualitas kepada masyarakat Indonesia,” katanya dalam keterangan resmi, Senin (19/2).

Semakin tingginya permintaan pasar, menurutnya juga mendorong manajemen untuk terus menghadirkan cold storage ke daerah-daerah jangkauan baru.

Sebagian dari modal belanja juga akan digunakan untuk pembelian armada mobil berpendingin yang akan memperkuat rantai distribusi dari perseroan. Serta meminimalisir kerugian akibat rusaknya produk selama pengiriman yang membuat operasional perseroan semakin efisien.

Syanne menambahkan perseroan juga memiliki fokus baru untuk melakukan modernisasi terhadap peralatan kantor baik dalam teknologi informasi, komunikasi, serta peralatan lain yang digunakan dalam operasional kantor.

Saat ini PT Segar Kumala Indonesia Tbk telah memiliki 14 cabang yang tersebar diberbagai wilayah Indonesia dengan total kapasitas penyimpanan mencapai 7,5 ton.

Sementara secara kinerja, BUAH membukukan pendapatan sebesar Rp 1,3 triliun pada kuartal tiga 2023. Tak hanya dalam sektor buah impor, sektor distribusi ayam beku yang dimiliki perseroan juga meningkat 202,2% sepanjang tahun buku dibandingkan dengan tahun buku sebelumnya.

Cek juga data ini

Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...