Helmy Yahya dan Bossman Mardigu Masuk Jajaran Komisaris Bank BJB atau BJBR

Nur Hana Putri Nabila
16 April 2025, 17:09
Bank BJB, BJBR,
bank bjb
Bank BJB
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau Bank BJB mengangkat Helmi Yahya dan Mardigu Wowiek Prasantyo atau Bossman Mardigu menjadi Komisaris Independen.

Keduanya diangkat melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan atau RUPST Tahun buku 2024 emiten dengan kode BJBR, yang diselenggarakan pada Rabu (16/4). 

Berikut susunan direksi dan komisaris Bank BJB atau BJBR:

Dewan Komisaris

  • Komisaris Independen atau Komisaris Utama Independen: Novan Herdianto
  • Komisaris: Herman Suryatman
  • Komisaris: Rudie Kusmayadi
  • Komisaris: Tomsi Tohir
  • Komisaris: Helmy Yahya
  • Komisaris Independen: Wowiek Prasantyo

Direksi

  • Direktur Utama: Yusuf Saadudin
  • Direktur Kepatuhan: Joko Hartono Kalisman
  • Direktur Korporasi & UMKM: Mulyana
  • Direktur Konsumer dan Ritel: Nunung Suhartini
  • Direktur Operasi dan Teknologi Informasi: Ayi Subarna
  • Direktur Keuangan: Hana Dartiawan

Profil Mardigu Wowiek Prasantyo

Mardigu Wowiek Prasantyo, yang akrab disapa Bossman Mardigu atau Bossman Sontoloyo, dikenal luas sebagai pengajar, hipnoterapis, serta pengamat terorisme dan geopolitik dunia. 

Ia lahir pada 1960-an di Madiun, Jawa Timur. Menempuh pendidikan tinggi di San Francisco State University, Mardigu memiliki latar belakang dalam bidang Criminal Minds dan Forensic Investigator.

Mardigu pernah mencetuskan cryptocurrency di Indonesia bernama Cyronium, meskipun sempat mendapat teguran dari Bank Indonesia atau BI dan Otoritas Jasa Keuangan alias OJK. 

Ia juga dikenal sebagai pengamat terorisme. Ia pernah menjadi narasumber dalam beberapa kasus besar, seperti bom bunuh diri di Pamulang pada 2010 dan ledakan di Vihara Ekayana, Jakarta Barat, pada 2013. 

Bossman Sontoloyo mengajar di Sekolah Tinggi Intelijen Negara. Selain itu, ia pernah menjabat sebagai staf ahli di Kementerian Pertahanan selama periode 2014 hingga 2019.

Ia merupakan pemilik atau pengendali utama di perusahaan Santara, platform urun dana atau equity crowdfunding untuk masyarakat membeli saham UMKM secara digital. Santara juga sempat mendapat teguran OJK.

OJK secara tegas melarang Santara untuk menambah jumlah penerbit yang melakukan penawaran efek. Larangan ini diterapkan sebagai bentuk perlindungan terhadap investor.

Dalam keterangan pers, OJK menyatakan Santara tidak diperbolehkan menambah penerbit efek baru sebelum seluruh efek yang telah diterbitkan sebelumnya berada di bawah pengawasan resmi.

Semua efek yang ditawarkan harus terdaftar di Kustodian Sentral Efek Indonesia atau KSEI dan diawasi ketat di seluruh proses distribusi.

Profil Helmy Yahya

Helmy Yahya menjabat sebagai Direktur Utama TVRI selama dua tahun sejak 29 November 2017. Ia terpilih bersama lima orang lainnya untuk memimpin TVRI melalui uji kelayakan dan kepatutan oleh Dewan Pengawas yang sama yang kini memutuskan penonaktifan dirinya.

Pria kelahiran Indralaya, Sumatera Selatan, 56 tahun lalu itu terkenal sebagai pembawa acara televisi. Julukan “Raja Kuis” kerap disematkan kepadanya lantaran banyak melahirkan program kuis di televisi.

Selain itu, ia menghasilkan beragam program reality show. Mengutip dari situs resmi TVRI, Helmy disebut menciptakan lebih dari 200 program televisi dengan rating tinggi melalui rumah produksi Triwarsana yang didirikannya.

Ia juga meraih banyak penghargaan, termasuk 16 Panasonic Award.

Adik kandung dari presenter dan politisi Golkar Tantowi Yahya itu merupakan tamatan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara atau STAN. Helmy dua kali menjajal Pilkada, namun gagal.

Ia merupakan calon wakil gubernur dalam Pilkada Provinsi Sumatera Selatan pada 2008, dan calon Bupati dari PDI Perjuangan dalam Pilkada Kabupaten Ogan Ilir 2010.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nur Hana Putri Nabila

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...