Profil Dony Oskaria, Bos Danantara Kini Ditunjuk Jadi Pelaksana Menteri BUMN
Presiden Prabowo Subianto menunjuk Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dony Oskaria sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Menteri BUMN. Penunjukan ini tertuang dalam surat Menteri Sekretaris Negara Nomor B-20/M/S/AN.00.03/09/2025 tertanggal 17 September 2025.
Dalam surat yang ditandatangani Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, disebutkan bahwa penugasan Donny dilakukan untuk menjamin kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi Kementerian BUMN. Donny akan menjalankan tugas dan tanggung jawab Menteri BUMN hingga adanya penetapan menteri definitif.
“Bersama ini kami sampaikan bahwa Bapak Presiden menunjuk Saudara untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab Menteri BUMN sampai dengan terdapat arahan lebih lanjut dari Presiden atau diangkatnya Menteri BUMN definitif,” demikian bunyi surat tersebut.
Dony selanjutnya akan menggantikan tugas Erick Thohir yang kini ditunjuk menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga.
Seperti apa profil Dony Oskaria dan bagaimana sepak terjangnya?
Profil dan Jejak Karir Dony Oskaria
Sebelum menjadi Plt. Menteri BUMN, Dony Oskaria merangkap jabatan sebagai Direktur Operasional Danantara sejak 2025. Ia menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN sejak 20 Oktober 2024 berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia 73/M Tahun 2024 tentang Pengangkatan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024-2029.
Lahir di Tanjung Alam, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat pada 26 September 1969, Dony menempuh pendidikan dasar di kampung halaman dan melanjutkan pendidikan menengah di Kota Padang dan Jakarta. Awalnya, Dony kuliah di Jurusan Akuntansi Universitas Andalas, namun merasa tidak cocok dengan jurusan itu.
Dengan berbagai pertimbangan, ia akhirnya pindah ke Jurusan Hubungan Internasional di Universitas Padjadjaran, Bandung dan lulus pada tahun 1994. Kemudian, Dony memperdalam ilmunya di bidang bisnis dengan menempuh program Master of Business Administration (MBA) di The Asian Institute of Management, Filipina, dan lulus pada 2009.
Dony memulai kariernya di dunia perbankan, tepatnya di Bank Universal, sebagai petugas call center. Kemampuannya yang luar biasa membuatnya naik jabatan hingga menjadi kepala divisi personal banker.
Pada 2004, Ia bergabung dengan Bank Mega dan dipercaya memegang berbagai posisi penting di anak perusahaan CT Corp, salah satu konglomerasi besar di Indonesia, dengan kariernya di CT Corp termasuk menjadi CEO di berbagai anak perusahaan yang bergerak di bidang perhotelan, hiburan, dan pariwisata.
Seiring keterlibatan CT Corp dalam investasi di Garuda Indonesia, Dony kemudian dipercaya sebagai perwakilan CT Corp di maskapai tersebut. Pada akhir 2014, ia diangkat menjadi anggota Dewan Komisaris Garuda Indonesia, posisi yang dipegangnya hingga 2019, yang mana sebelumnya, ia juga telah menjabat sebagai Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia.
Selain berperan dalam sektor perbankan dan korporasi, Dony juga aktif dalam mengembangkan industri pariwisata di Indonesia. Pada Januari 2016, ia mendapat kepercayaan dari Presiden Joko Widodo untuk menjadi anggota Dewan Penasihat Presiden Bidang Ekonomi dan Industri di Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN). Ia bertanggung jawab atas pengembangan industri pariwisata di Indonesia.
Bersama Muhammad Lutfi, Ia mengembangkan beberapa hotel, restoran, dan resor di Jakarta dan Padang, serta berkontribusi dalam pengembangan agroindustri di Sumatera Barat.
Sejak 2021, Dony dipercaya untuk menjabat sebagai Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney, perusahaan yang menjadi holding dari beberapa BUMN di bidang pariwisata
Di bawah kepemimpinannya, perusahaan ini berfokus pada integrasi dan sinergi antara sektor aviasi dan pariwisata untuk meningkatkan daya saing Indonesia di kancah internasional.
Sebelum masuk ke jajaran Kementerian BUMN, Dony menjabat sebagai Direktur Utama InJourney periode 2021–2024.
Alasan Istana Pilih Dony Oskaria jadi Plt Menteri BUMN
Mengenai pengangkatan Dony, Prasetyo mengatakan, penunjukan paman dari Nagita Slavina menjadi Plt Menteri BUMN bersamaan dengan Pelantikan Erick Thohir menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) pada 17 September lalu.
“Atas petunjuk Bapak Presiden, kami sampaikan untuk Plt Menteri BUMN ditunjuk Wakil Menteri BUMN atas nama Bapak Dony Oskaria untuk menjalankan tugas pelaksana tugas Kementerian BUMN,” kata Prasetyo.
Prasetyo menjelaskan Dony dipilih menjadi Plt Menteri BUMN karena dua pertimbangan utama. Penunjukan Dony mempertimbangkan jabatannya saat ini sebagai Wakil Menteri (Wamen BUMN) sehingga secara struktur dianggap paling tepat melanjutkan tugas menteri.
Pertimbangan lainnya, yakni Dony kini juga menjabat sebagai Kepala Pelaksana Bidang Operasional atau Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Menurut Prasetyo, kedudukan Dony sebagai Wamen BUMN dan COO Danantara akan membuat proses restrukturisasi dan pembenahan BUMN berjalan lebih efektif nantinya.
“Harapannya dengan pelaksana tugas diberikan kepada beliau akan mempercepat proses pembenahan BUMN yang sedang dilaksanakan oleh Danantara dan Kementerian BUMN,” ujar Dony.
Kementerian Sekretaris Negara (Kemensesneg) juga telah merilis surat Nomor B-20/M/S/AN.00.03/09/2025 yang mengatur penunjukan Dony Oskaria menjadi Plt Menteri BUMN. Surat tersebut ditandatangani oleh Prasetyo Hadi pada 17 September 2025.
