Direktur Utama Ancol (PJAA) Mengundurkan Diri Jelang RUPST Hari Ini
Winarto mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA). Dia mundur setelah menjabat sebagai Direktur Utama PJAA sejak 18 Agustus 2022.
Sekretaris Perusahaan Pembangunan Jaya Ancol, Agung Praptono mengatakan pengunduran diri itu diterima perusahaan pada Senin (13/4). Adapun Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan atau RUPST 2026 diselenggarakan hari ini, Selasa (14/4).
“Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Bapak Winarto selaku Direktur Utama perusahaan,” tulis Agung dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (13/4). Namun belum ada penjelasan di balik pengunduran diri Winarto.
Apabila mengacu agenda ketujuh RUPST hari ini, perusahaan mengusulkan perubahan susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris kepada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Pengajuan ini mengacu pada Anggaran Dasar Perseroan, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
Hal itu juga dari sejumlah regulasi terkait lainnya, termasuk Peraturan OJK Nomor 33/POJK.04/2014, Peraturan Kementerian Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2018, dan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 dan 50 Tahun 2018 yang mengatur tata cara pengangkatan dan pemberhentian Direksi serta Dewan Komisaris.
Rekam Jejak Winarto
Winarto merupakan Warga Negara Indonesia berusia 67 tahun dan meraih gelar Sarjana Psikologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 1983. Dia pernah mengemban berbagai posisi strategis, antara lain sebagai Dewan Pengawas Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (2021–April 2023) dan Direktur Utama di institusi yang sama pada periode 2016–2021.
Ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Rekreasi PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (2011–2014), Direktur Utama PT Jaya Ancol Pratama Tol (2010–2012), hingga Direktur Properti dan Rekreasi (2008–2011) dan Direktur Properti (2005–2008) di PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.
Selain itu, Winarto juga pernah menjabat sebagai Wakil Direktur Properti PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (2002–2005), Direktur Utama PT Philindo Sporting and Tourism Indonesia (2002–2015), serta Presiden Komisaris PT Seabreez Indonesia (2002–2015).
