bank bjb Perkuat Pembiayaan Petani, Bawa Potensi Kopi Jawa Barat Mendunia

Try Surya Anditya
Oleh Try Surya Anditya - Tim Publikasi Katadata
28 Oktober 2026, 10:37
Bank BJB menyalurkan Rp 6,6 Miliar untuk pembiayaan petani kopi wanoja
bank bjb
Bank BJB menyalurkan Rp 6,6 Miliar untuk pembiayaan petani kopi wanoja
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Bank BJB memperkuat dukungan terhadap pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM), khususnya sektor perkebunan kopi, melalui kemitraan dengan Wanoja Coffee. Dalam kolaborasi ini, sebanyak 19,2 ton kopi diekspor ke Arab Saudi dengan nilai transaksi mencapai Rp 4,02 miliar.

Pelepasan ekspor tersebut berlangsung pada 27 Oktober 2026 di Center of Excellence, Korporasi Petani Kopi, Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pengiriman ini menjadi bagian dari upaya Wanoja Coffee memperluas pasar internasional sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas kopi lokal.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Kepala OJK Provinsi Jawa Barat Darwisman, Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) Ayi Subarna, Kepala Divisi Implementasi KEKDA Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Yon Widiyono, serta Founder Wanoja Coffee Hj. Ety Sumiati.

Dukungan bank bjb terhadap Wanoja Coffee merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas usaha dan kesejahteraan petani. Kemitraan ini juga diarahkan untuk membangun ekosistem usaha kopi yang menghubungkan petani, pelaku usaha, lembaga keuangan, dan pasar.

Wanoja Coffee merupakan usaha berbadan hukum CV Wanoja Patra Jaya yang didirikan Hj. Ety Sumiati pada 2012. Usaha ini berawal dari inisiatif mengembangkan perkebunan kopi sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kampung Sangkan, Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung.

Saat ini, Wanoja Coffee mengelola lahan seluas 118 hektare, terdiri atas 20 hektare lahan milik sendiri dan 98 hektare lahan garapan petani di kawasan Perhutani. Usaha tersebut melibatkan jaringan petani yang membudidayakan varietas kopi utama Andung Sari dan Lini S, dengan kapasitas produksi sekitar 70 ton kopi green bean per tahun.

Kegiatan usaha Wanoja Coffee mencakup budidaya, pendampingan petani, pengolahan, hingga pemasaran. Model usaha terintegrasi ini membuka peluang untuk meningkatkan produktivitas perkebunan dan memperluas akses pasar bagi hasil panen petani.

Dukungan Pembiayaan untuk Petani Kopi

Dalam kemitraan tersebut, bank bjb mendukung akses pembiayaan petani melalui pola rujukan atau referral Kredit Usaha Rakyat (KUR). Wanoja Coffee merekomendasikan petani mitra binaannya untuk mengajukan pembiayaan kepada bank bjb. Adapun persetujuan dan penyaluran kredit tetap mengikuti prosedur serta penilaian bank.

Dana pembiayaan digunakan untuk mendukung kebutuhan budidaya, mulai dari pengadaan bibit dan pupuk hingga pembayaran upah tenaga kerja. Pengelolaannya dilakukan melalui mekanisme yang disepakati, termasuk pemindahbukuan berdasarkan surat kuasa dari petani.

Wanoja Coffee turut mendampingi dan memantau petani selama proses budidaya hingga panen. Hasil produksi berupa buah kopi (cherry) maupun biji kopi (beans) kemudian dibeli Wanoja Coffee dengan harga yang telah disepakati sebelumnya.

Skema tersebut menghubungkan pembiayaan dengan kebutuhan produksi dan pemasaran hasil perkebunan. Dengan demikian, petani memperoleh dukungan untuk menjalankan kegiatan budidaya, sementara hasil panennya memiliki jalur pemasaran melalui mitra usaha.

Sepanjang 2022 hingga 2026, kerja sama pembiayaan petani mitra binaan Wanoja Coffee tercatat mencakup 90 fasilitas dengan total penyaluran Rp 6,635 miliar.

Penjualan Kopi Wanoja Meningkat

Di sisi pemasaran, Wanoja Coffee mencatat peningkatan volume penjualan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022, volume penjualan tercatat 25 ton, kemudian naik menjadi 35 ton pada 2023 dan mencapai 80 ton pada 2024.

Porsi ekspor terhadap penjualan juga meningkat, dari 10% pada 2022 menjadi 17% pada 2023, lalu mencapai 63% pada 2024. Perkembangan ini menunjukkan semakin besarnya kontribusi pasar internasional terhadap penjualan produk kopi Wanoja.

Pasar ekspor Wanoja Coffee mencakup Jepang, Dubai, Thailand, Jerman, sejumlah negara Eropa, Qatar, Belanda, Arab Saudi, Taiwan, Malaysia, dan Australia.

Peningkatan penjualan dan perluasan pasar tersebut membuka peluang bagi kopi Jawa Barat untuk menjangkau lebih banyak konsumen di luar negeri. Namun, pengembangan usaha ekspor juga membutuhkan dukungan pembiayaan, pengelolaan transaksi internasional, dan kesiapan usaha dalam memenuhi kebutuhan pasar.

Ke depan, bank bjb dan Wanoja Coffee berpeluang memperluas kemitraan melalui program PESAT yang mencakup literasi keuangan, pelatihan, pendampingan, serta fasilitasi keikutsertaan dalam pameran dan kegiatan promosi bisnis.

Dukungan juga dapat dikembangkan melalui pemanfaatan layanan perbankan untuk transaksi operasional, tabungan, dan giro. Bagi usaha yang semakin aktif melakukan ekspor, bank bjb membuka peluang pengembangan layanan perdagangan internasional, seperti trade finance, transaksi valuta asing, pengelolaan risiko nilai tukar, dan dukungan modal kerja terkait pesanan ekspor sesuai kebutuhan serta kelayakan usaha.

Selain itu, terdapat peluang pengenalan produk Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) bagi pengelola, pekerja, dan anggota jaringan Wanoja Coffee.

Melalui kemitraan tersebut, bank bjb mendorong penguatan usaha lokal agar semakin produktif dan berdaya saing. Pengembangan ekosistem kopi diharapkan dapat memperluas akses pasar, meningkatkan nilai tambah komoditas perkebunan, serta memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi petani dan masyarakat.

Informasi lebih lanjut mengenai bank bjb dapat diperoleh melalui situs resmi www.bankbjb.co.id, kanal media sosial resmi bank bjb, atau layanan bjb Call 14049.

Bank bjb berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...