Indonesia Tawarkan 32 Proyek ke Jepang: Jalan Tol hingga Fabrikasi Baja 

Ade Rosman
4 September 2026, 14:13
Operator menjalankan crane untuk menurunkan peti kemas dari kapal di terminal peti kemas Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, Sumatera Barat, Jumat (14/8/2026). Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat mencatat nilai ekspor pada semester I 2026 mencapai 1.568
ANTARA FOTO/Fitra Yogi/kye
Operator menjalankan crane untuk menurunkan peti kemas dari kapal di terminal peti kemas Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, Sumatera Barat, Jumat (14/8/2026). Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat mencatat nilai ekspor pada semester I 2026 mencapai 1.568,05 juta dolar AS atau meningkat 22,33 persen, sedangkan nilai impor mencapai 599,48 juta dolar AS atau meningkat 166,26 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Indonesia menawarkan 32 proyek investasi strategis dari sembilan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) kepada Jepang. Proyek-proyek tersebut, antra lain mencakup pembangunan jalan tol, pembangunan hunian, pelabuhan, hingga fabrikasi baja.

Puluhan proyek ini ditawarkan dalam Indonesia-Japan Infrastructure and Transportation Business Forum and Business Matching pada 27-28 Agustus 2026 di KBRI Tokyo, Jepang. 

Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian, Ferry Irawan mengatakan, Seluruh proyek tersebut telah dikurasi dan dipersiapkan sebagai peluang investasi yang menarik untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan mitra strategis Jepang.

“Hasil Survei JETRO FY2025 yang menunjukkan bahwa 69,1% perusahaan Jepang di Indonesia memperkirakan akan membukukan laba operasi,” kata Ferry dalam keterangannya, dikutip Jumat (9/4).  

Di sisi lain, ia menuturkan, fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global. Pada semester I tahun 2026, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,61%, inflasi terkendali pada 3,34% (year-on-year), dan realisasi investasi telah melampaui Rp1.010 triliun. 

Selain itu, ia juga menyebut kepercayaan investor juga tercermin dari dipertahankannya peringkat utang Indonesia pada level BBB dengan stable outlook oleh S&P Global Ratings. 

Sementara, Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Tokyo DCM Maria Renata Hutagalung menyampaikan bahwa hubungan kerja sama Indonesia dan Jepang telah terjalin selama sekitar tujuh dekade. 

Ia menuturkan, Jepang merupakan salah satu mitra yang paling konsisten dan terpercaya dalam mendukung pembangunan Indonesia, salah satu contohnya tergambar dari dukungan terhadap berbagai proyek strategis seperti MRT Jakarta dan Pelabuhan Patimban.

Melalui forum ini, menurut dia, kerja sama yang telah terjalin diharapkan dapat terus diperkuat, khususnya dalam mendorong investasi, pengembangan kapasitas, serta transfer pengetahuan dan teknologi

Ferry juga menyampaikan, pemerintah akan menggenjot investasi produktif yang dapat meningkatkan produktivitas, mempercepat transfer teknologi, serta menciptakan lapangan kerja berkualitas. Hal ini juga dilakukan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% pada 2029, 

Menurut dia, penguatan kemitraan dengan Jepang ini dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan investasi di Indonesia.

Adapun,forum ini juga turut dihadiri oleh perwakilan manajemen dari BUMN/BUMD pemilik proyek, antara lain PT PII, PT SMI, PT KAI, PT Pelindo, PT Hutama Karya, PT Jasa Marga, PT Wijaya Karya, PT Waskita Toll Road, dan PT MRT Jakarta. Selain itu, PT PP dan Perumnas turut menyampaikan project showcase secara daring melalui Zoom.

Selain itu, turut hadir lebih dari 50 orang perwakilan dari sekitar 36 perusahaan Jepang, calon investor, lembaga keuangan, serta berbagai institusi Jepang diantaranya Sumitomo Corporation, Toyota Tsusho, Mizuho Bank, Tokyu JR East, SMBC, hingga Penta Ocean.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ade Rosman
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...