Prabowo Copot Listyo Sigit Imbas Kasus Penyadapan, Aryo Windutomo Jadi Plt KSP
Presiden Prabowo Subianto memberhentikan Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Presiden (KSP), pada Rabu (4/11) imbas penetapannya sebagai tersangka. Prabowo pun telah menunjuk Letnan Jenderal TNI Aryo Windutomo sebagai pelaksana tugas KSP.
“Pagi hari ini Bapak Presiden telah mengambil keputusan dan menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) berkenaan dengan pemberhentian Saudara Listyo Sigit Prabowo dalam kapasitas beliau sebagai Kepala Staf Kepresidenan,” kata Prasetyo dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Rabu (4/11).
Polri sebelumnya menetapkan sejumlah jenderal sebagai tersangka penyadapan terhadap Prabowo, pejabat negara, hingga media massa pada Selasa (3/11). Salah satunya adalah KSP Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo (LSP).
Sedangkan dua lainnya adalah Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution (ASN) dan Irjen Pol Eko Hadi Santoso (EH). Adapun, satu orang lainnya, inisial SU saat ini masih menjalani pemeriksaan.
Dia menyebut Prabowo telah menunjuk pelaksana tugas untuk mengisi kekosongan tersebut. Jabatan tersebut sementara akan diemban oleh Letnan Jenderal TNI Aryo Windutomo sebagai pelaksana tugas Kepala Kesekretariatan Kepresidenan.
Dalam kesempatan tersebut Prasetyo mengatakan Prabowo menyampaikan keprihatinan yang luar biasa atas kasus penyadapan ini. “Ada konsekuensi logis yang harus diputuskan karena sala tersangkanya menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan,” ujarnya.
Selain jabatan sebagai KSP, Listyo juga tercatat memiliki penghargaan seperti Bintang Bhayangkara Utama dan Bintang Jalasena Utama. Prasetyo menyebut hingga saat ini pemerintah belum mencopot penghargaan bintang tersebut.
"Belum (dicopot), sementara kami berhentikan dulu sebagai KSP ya," ucapnya.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) 2025, Aryo tercatat memiliki total kekayaan senilai Rp 9,29 miliar. Jumlah itu terdiri atas harta dan bangunan sebanyak Rp 4,87 miliar, alat transportasi dan mesin senilai Rp 1,23 miliar, harga bergerak lainnya Rp 1,82 miliar, surat berharga Rp 80 juta, kas dan setara kas Rp 2,1 miliar, harta lainnya Rp 200 juta, dan hutan sebanyak Rp 1,02 miliar.
Baru dilantik pada 1 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto telah merombak kabinet (reshuffle) Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka Jakarta pada Kamis (10/1). Seremoni pelantikan para pejabat berlangsung mulai pukul 14.25 WIB.
Para pejabat yang dilantik antara lain Komisaris Jenderal (Komjen) Suyudi Ario Seto menjadi Kapolri menggantikan posisi Listyo Sigit Prabowo. Sementara posisi Listyo digeser ke Kepala Staf Presiden (KSP).
Pergeseran posisi juga menyasar ke Dudung Abdurachman dari posisi KSP ke Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) menggantikan Djamari Chaniago.
