Natuna diharapkan menjadi pusat perikanan nasional.
9
Pusat Perikanan Nasional
Foto ke 1 dari 9
Nelayan mengupas kepiting rajungan di desa Sebala, Batu Gajah, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (27/7). ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Kepulauan Natuna terkenal bukan hanya karena lokasinya yang strategis berada di garis terdepan Indonesia. Kepulauan itu juga menyimpan potensi sumber daya perikanan laut yang diperkirakan mencapai lebih dari satu juta ton per tahun.

Perairan pulau Natuna terkenal dengan ikan primadona seperti Kerapu dan Napoleon. Kedua ikan ini menjadi komoditi ekspor andalan dengan tujuan Hong Kong dan Tiongkok. Harga ikan dibanderol Rp 1 juta per ekor dengan berat 9 ons.

Sayangnya, kekayaan laut di Natuna masih dinikmati segelintir pengusaha yang memiliki kapal tangkap besar yang dapat mengambil ikan dalam jumlah banyak. (Baca: Jokowi Segera Resmikan Sentra Kelautan Perikanan di Natuna)

Untuk membantu meningkatkan kehidupan para nelayan, Kementerian dan Kelautan dan Perikanan (KKP) telah membangun salah satu Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Natuna di Selat Lampa, Natuna. Selain itu KKP membangun budidaya perikanan serta rumput laut yang difokuskan di pulau Sedanau dan pulau Tiga.

KKP juga menyiapkan pelabuhan dengan standar internasional yang disertai industri pengolahan. Dengan beragam fasilitas diharapkan Natuna bakal menjadi pusat perikanan nasional. (Baca: Jepang Bangun Fasilitas Perikanan di Enam Pulau Luar Indonesia)

Artikel Terkait
KKP fokus penyelesaian anggaran untuk hindari opini disclaimer seperti pada laporan keuangannya tahun lalu.