Foto: Membidik Emas Sea Games 2019 dari Hoki Air

Penulis: Arief Kamaludin

Editor: Muchamad Nafi

4/12/2019, 09.45 WIB9 Foto

SEA Games 2019 akan menjadi acuan apakah hoki air bisa dipertandingkan di Olimpiade atau tidak.

Underwater hockey. Namanya memang masih sayup-sayup terdengar dibandingkan cabang olahraga lain. Hoki air pertama kali diperkenalkan dan dipopulerkan oleh komunitas Jakarta Underwater Hockey yang berdiri pada Agustus 2010, menghidupkan apa yang diciptakan Alan Blake dari Southsea Sub-Aqua Club, Inggris pada 1954.

Olahraga ini dimainkan oleh enam orang untuk masing-masing tim. Satu tim bertanding mempunyai empat pemain cadangan. Pemain dapat saling berganti selama pertandingan yang dihelat 2 x 15 menit dengan jeda istirahat lima menit. Dimainkan di kedalaman antara dua hingga tiga meter dengan luas kolam 25 kali 15 meter.

Tidak berbeda jauh dengan olahraga hoki yang di darat, target permainan hoki air untuk mencetak gol sebanyak mungkin ke gawang lawan. Namun, underwater hockey tidak menggunakan penjaga gawang.

Pada gelaran pesta olahraga negara se-Asia Tenggara ke-30 atau SEA Games 2019 yang berlangsung di Filipina, underwater hockey merupakan cabang olahraga air yang pertama kali dipertandingkan dengan hanya diikuti oleh empat negara yakni, Indonesia, Malaysia, Singapura dan Filipina. Olahraga air ini belum pernah dipertandingkan di ajang multi event. SEA Games 2019 akan menjadi acuan apakah cabang ini bisa masuk ke Olimpiade atau tidak. Selama ini, underwater hockey hanya menggelar single event dan kejuaraan dunia.

Hoki bawah air di Indonesia yang berada di bawah induk Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (PB POSSI) mengirimkan atlet 12 putra dan 12 putri. Mereka telah dipersiapkan pada pemusatan latihan nasional (Pelatnas) mulai pertengahan Mei 2019. Atlet-atlet pilihan itu dijaring melalui Kejuaraan Nasional Underwater Hockey yang diikuti 15 provinsi dan berlangsung di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta.

Meski belum banyak yang tahu keberadaan olahraga ini, tim underwater hockey Indonesia memiliki beberapa prestasi yang cukup baik di turnamen tunggal internasional. Di antara capaian itu yakni juara tiga divisi B putra Asia Underwater Hockey Championship pada 2015, tim putra-putri di urutan ke-4 pada Asia Underwater Hockey Championship 2017, dan tim putra-putri Underwater Hockey Indonesia berada di urutan ke-2 dalam Singapore Exchange 2019.

Menjelang keberangkatan ke Filipina, underwater hockey Indonesia fokus pada strategi dan simulasi permainan di bawah arahan pelatih asal Australia yakni Amar Sarmiento. Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali berharap olahraga air ini meraih medali emas di Sea Games 2019 Filipina. “Ini lumayan berat karena ini mainnya di dalam air, tidak bisa bicara. Butuh koordinasi yang baik. Kekompakan harus dilatih betul,” ujar Zainudin.

Selengkapnya
Hoki Bawah Air
Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT

Papan tulis yang bertuliskan semangat bagi timnas Underwater Hockey Indonesia saat berlatih di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta.

Hoki Bawah Air
Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT

Hoki bawah air di Indonesia yang berada dibawah induk Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (PB POSSI)tersebut mengirimkan atlet terbaiknya terdiri dari 12 putra dan 12 putri yang telah dipersiapkan pada pemusatan latihan nasional (Pelatnas) mulai pertengahan Mei 2019.

Hoki Bawah Air
Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT

Olahraga air ini pertama kali diperkenalkan dan dipopulerkan oleh komunitas Jakarta Underwater Hockey yang berdiri pada bulan Agustus 2010. Sedangkan menurut sejarahnya, hoki bawah air ini diciptakan oleh Alan Blake dari Southsea Sub-Aqua Club, Inggris pada tahun 1954.

Hoki Bawah Air
Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT

Olahraga ini dimainkan oleh enam orang untuk masing-masing tim, satu tim bertanding mempunyai empat pemain cadangan, pemain dapat saling berganti selama pertandingan yang dihelat dalam 2x15 menit dengan jeda istirahat selama lima menit. Dimainkan di kedalaman antara dua hingga tiga meter dengan luas kolam renang sekitar 25 meter kali 15 meter.

Hoki Bawah Air
Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT

Menjelang keberangkatan ke Filipina, Underwater Hockey Indonesia fokus pada strategi dan simulasi permainan dibawah arahan pelatih asal Australia yakni Amar Sarmiento.

Hoki Bawah Air
Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT

Sejumlah kelengkapan dari timnas Underwater Hockey Indonesia.

Hoki Bawah Air
Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT

Tato dari salah satu pemain timnas Underwater Hockey Indonesia.

Hoki Bawah Air
Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT

Tim Underwater Hockey Indonesia memiliki beberapa prestasi yang cukup mumpuni di turnamen tunggal internasional diantaranya, juara ke-3 divisi B putra Asia Underwater Hockey Championship pada tahun 2015, tim putra dan putri berada di urutan ke-4 pada Asia Underwater Hockey Championship tahun 2017, dan urutan ke-2 dalam Singapore Exchange 2019.

Hoki Bawah Air
Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT

Pemain timnas Underwater Hockey Indonesia putri berpose di Jakarta.