Geliat dan Potensi Budi Daya Jangkrik Kampung Curug (Foto: Katadata/Fauza Syahputra) Show
Katadata/Fauza Syahputra
Fauza Syahputra
22 Juli 2026, 08:45

[Foto] Geliat dan Potensi Budi Daya Jangkrik Kampung Curug

Budi daya jangkrik ternyata memiliki potensi yang cukup menjanjikan. Seperti yang dirasakan oleh Iwan, peternak hewan serangga ini di Kampung Curug, Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat.

Ia menyebut dalam satu bulan mampu memanen jangkrik hampir satu ton. "Disini ada 30 boks jangkrik, satu boksnya itu saat panen bisa mencapai 30 kilogram," ujarnya kepada Katadata.co.id

Jangkrik tersebut dijual seharga Rp 26 ribu per kilogramnya ke sejumlah toko untuk pakan burung hias dan reptil seperti iguana.
Keuntungan yang didapatnya pun mencapai puluhan juta rupiah.

Iwan menyebut budi daya jangkrik ini menghabiskan waktu sekitar satu bulan yang dimulai dari proses penetasan telur hingga jangkrik siap untuk dipanen. Dalam pembudidayaannya, jangkrik-jangkrik tersebut diberikan makanan berupa dedak

Sebagai peternak yang telah menggeluti bisnis ini sejak tahun 2020, Iwan menuturkan budi daya jangkrik tak lepas dari sejumlah tantangan salah satunya harga telur jangkrik yang melonjak.

"Sudah dua bulan ini harga telurnya (jangkrik) lagi mahal, per kilonya Rp 290 ribu   ujarnya. Ia juga menjelaskan saat ini pakan dedak juga sedang naik angka Rp 375 ribu.

Selain kenaikan harga telur dan pakan, Iwan menuturkan hama seperti semut, cicak dan ular juga menjadi tantangan yang harus dihadapi dalam membudidayakan jangkrik ini.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Fauza Syahputra
Editor: Yuliawati

Cek juga data ini