[Foto] Kondisi Desa Adat Sade Lombok Pascakebakaran yang Menghanguskan 120 Rumah
Kebakaran melalap sejumlah rumah yang berada kampung adat wisata Sade Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (22/8) malam.
Berdasarkan keterangan saksi mata api pertama kali muncul dari salah satu rumah di tengah permukiman adat tersebut. Api kemudian merembet ke sejumlah rumah lainnya yang sebagian besar menggunakan bahan mudah terbakar, seperti kayu, bambu, dan ilalang.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, mencatat sebanyak 120 rumah mengalami rusak berat akibat kebakaran ini dengan sebanyak 120 kepala keluarga atau sekitar 320 jiwa terdampak.
Sejumlah fasilitas lain seperti masjid, museum, lapak UMKM, dan fasilitas umum turut terdampak. Sehari setelah kebakaran, warga mulai membersihkan puing dan mencari barang-barang yang masih tersisa.
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah kini tengah memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar warga, termasuk makanan, kesehatan, pendidikan anak, dan tempat tinggal sementara.
Desa Adat Sade merupakan kampung adat yang menjadi salah satu ruang hidup masyarakat Sasak yang selama puluhan generasi mempertahankan tradisi, bentuk hunian, dan tata kehidupan leluhurnya.
ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Warga mengais puing sisa barang-barang mereka yang terbakar di Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (23/8/2026). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 20.00 Wita Minggu (22/8) menghanguskan 120 bangunan di Desa Adat Sade yang sebagian besar menggunakan material kayu, bambu, bedek serta beratap ilalang dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Warga mengais puing sisa barang-barang mereka yang terbakar di Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (23/8/2026). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 20.00 Wita Minggu (22/8) menghanguskan 120 bangunan di Desa Adat Sade yang sebagian besar menggunakan material kayu, bambu, bedek serta beratap ilalang dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Warga mengais puing sisa barang-barang mereka yang terbakar di Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (23/8/2026). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 20.00 Wita Minggu (22/8) menghanguskan 120 bangunan di Desa Adat Sade yang sebagian besar menggunakan material kayu, bambu, bedek serta beratap ilalang dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Anggota TNI menyemprotkan air untuk melakukan pendinginan sisa-sisa api yang membakar Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (23/8/2026). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 20.00 Wita Minggu (22/8) menghanguskan 120 bangunan di Desa Adat Sade yang sebagian besar menggunakan material kayu, bambu, bedek serta beratap ilalang dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Sejumlah wisatawan asing melihat suasana pascakebakaran di Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (23/8/2026). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 20.00 Wita Minggu (22/8) menghanguskan 120 bangunan di Desa Adat Sade yang sebagian besar menggunakan material kayu, bambu, bedek serta beratap ilalang dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Sejumlah wisatawan asing melihat suasana pascakebakaran di Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (23/8/2026). Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 20.00 Wita Minggu (22/8) menghanguskan 120 bangunan di Desa Adat Sade yang sebagian besar menggunakan material kayu, bambu, bedek serta beratap ilalang dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Personel Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran Desa adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Senin (24/8/2026). Olah TKP dengan menyisir sebagian puing-puing bangunan rumah adat tersebut untuk menyelidiki penyebab kebakaran kawasan Desa Adat Sade yang terjadi pada Sabtu (22/8) pukul 20.00 Wita dan menghanguskan sekitar 120 bangunan rumah adat.
ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Personel Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran Desa adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Senin (24/8/2026). Olah TKP dengan menyisir sebagian puing-puing bangunan rumah adat tersebut untuk menyelidiki penyebab kebakaran kawasan Desa Adat Sade yang terjadi pada Sabtu (22/8) pukul 20.00 Wita dan menghanguskan sekitar 120 bangunan rumah adat.
ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Personel Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran Desa adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Senin (24/8/2026). Olah TKP dengan menyisir sebagian puing-puing bangunan rumah adat tersebut untuk menyelidiki penyebab kebakaran kawasan Desa Adat Sade yang terjadi pada Sabtu (22/8) pukul 20.00 Wita dan menghanguskan sekitar 120 bangunan rumah adat.