[Foto] Momen Haru Kepulangan 4 WNI ABK Korban Pembajakan Kapal Perompak Somalia
Empat warga negara Indonesia (WNI) anak buah kapal (ABK) yang menjadi korban pembajakan kapal MT Honour 25 oleh kelompok pembajak di Somalia berhasil dipulangkan kembali ke Tanah Air melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Selasa (6/10) malam.
Mereka telah disandera selama lebih dari lima bulan sejak 22 April 2026 di perairan sekitar Hafun, bagian timur laut Somalia saat tengah berlayar dari Oman ke Somalia
dengan membawa muatan minyak mentah.
Empat awak kapal tersebut di antaranya Kapten kapal asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Ashari Samadikun; Chief Officer asal Pemalang, Jawa Tengah, Wahudinanto; 2nd Officer asal Bulukumba, Sulawesi Selatan, Adi Faizal; serta Fiki Mutakin asal Bogor, Jawa Barat, yang dalam kondisi terluka.
Sejumlah keluarga dan kerabat korban turut menyambut kepulangan mereka dengan suasana haru. Kepulangan mereka juga disambut oleh Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Sugiono, serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Nairobi (Kenya), Tyas Baskoro Her Witjaksono Adji.
Dalam kesempatan itu, Ashari menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang telah berupaya menyelamatkan dirinya dan para kru, serta memohon maaf kepada keluarga kelima anak buah kapal (ABK) yang gugur dalam insiden ini.
"Saya selaku kapten, memohon maaf sebesar-besarnya kepada kelima keluarga kru saya yang telah meninggal. Saya tidak bisa menepati janji membawa semua kru saya dengan keadaan selamat. Saya memohon maaf sebesar-besarnya," kata Ashari sambil tak kuat menahan air mata.
Seperti yang diketahui Kapal MT Honour 25 kapal merupakan kapal tanker berbendera Uni Emirat Arab (UEA) yang membawa 17 ABK termasuk empat WNI. Sepuluh lainnya berkebangsaan Pakistan, sementara tiga ABK berasal dari India, Sri Lanka dan Myanmar.
Katadata/Fauza Syahputra
Anak buah kapal MT Honour 25 Ashari Samadikun (kanan) bersama Fiki Mutakin (ketiga kiri) dan Adi Faizal (ketiga kanan) berpelukan dengan keluarga saat tiba di Terminal VIP Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (6/10/2026). Pemerintah berhasil memulangkan empat warga negara Indonesia anak buah kapal MT Honour 25 yang sempat menjadi korban pembajakan oleh kelompok pembajak di Somalia selama lebih dari lima bulan sejak 22 April 2026.
Katadata/Fauza Syahputra
Anak buah kapal MT Honour 25 Adi Faizal (kiri) dan Ashari Samadikun (kanan) berpelukan dengan keluarga saat tiba di Terminal VIP Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (6/10/2026). Pemerintah berhasil memulangkan empat warga negara Indonesia anak buah kapal MT Honour 25 yang sempat menjadi korban pembajakan oleh kelompok pembajak di Somalia selama lebih dari lima bulan sejak 22 April 2026.
Katadata/Fauza Syahputra
Anak buah kapal MT Honour 25 Fiki Mutakin (kanan) berpelukan dengan keluarga saat tiba di Terminal VIP Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (6/10/2026). Pemerintah berhasil memulangkan empat warga negara Indonesia anak buah kapal MT Honour 25 yang sempat menjadi korban pembajakan oleh kelompok pembajak di Somalia selama lebih dari lima bulan sejak 22 April 2026.
Katadata/Fauza Syahputra
Anak buah kapal MT Honour 25 Ashari Samadikun (kanan) bersalaman dengan keluarga saat tiba di Terminal VIP Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (6/10/2026).Pemerintah berhasil memulangkan empat warga negara Indonesia anak buah kapal MT Honour 25 yang sempat menjadi korban pembajakan oleh kelompok pembajak di Somalia selama lebih dari lima bulan sejak 22 April 2026.
Katadata/Fauza Syahputra
Anak buah kapal MT Honour 25 Adi Faizal (tengah) berpelukan dengan keluarga saat tiba di Terminal VIP Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (6/10/2026). Pemerintah berhasil memulangkan empat warga negara Indonesia anak buah kapal MT Honour 25 yang sempat menjadi korban pembajakan oleh kelompok pembajak di Somalia selama lebih dari lima bulan sejak 22 April 2026.
Katadata/Fauza Syahputra
Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir (ketiga kiri) bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Sugiono (kiri) menyampaikan keterangan pers terkait pemulangan anak buah kapal MT Honour 25 di Terminal VIP Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (6/10/2026). Pemerintah berhasil memulangkan empat warga negara Indonesia anak buah kapal MT Honour 25 yang sempat menjadi korban pembajakan oleh kelompok pembajak di Somalia selama lebih dari lima bulan sejak 22 April 2026.
Katadata/Fauza Syahputra
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Sugiono (kiri) bersama Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir (kedua kanan) memberikan dukungan kepada anak buah kapal MT Honour 25 Ashari Samadikun (kanan) dan Adi Faizal (kedua kiri) usai konferensi pers di Terminal VIP Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (6/10/2026). Pemerintah berhasil memulangkan empat warga negara Indonesia anak buah kapal MT Honour 25 yang sempat menjadi korban pembajakan oleh kelompok pembajak di Somalia
Katadata/Fauza Syahputra
Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir (kiri) memberikan dukungan kepada anak buah kapal MT Honour 25 Fiki Mutakin (tengah) dan Wahudinanto usai konferensi pers di Terminal VIP Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (6/10/2026). Pemerintah berhasil memulangkan empat warga negara Indonesia anak buah kapal MT Honour 25 yang sempat menjadi korban pembajakan oleh kelompok pembajak di Somalia.