Harga Emas Dunia Anjlok US$ 20, Logam Mulia Antam Turun Rp 5.000/gram

Harga emas dunia anjlok seiring naiknya imbal hasil atau yield surat utang pemerintah AS ke level tertingginya dalam sepekan.
Image title
15 Agustus 2020, 09:49
harga emas dunia, harga emas antam, harga logam mulia antam, harga emas batangan
KATADATA
Harga emas batangan Antam Sabtu (15/8) turun Rp 5.000 menjadi Rp 1.035.000 per gram seiring kejatuhan harga emas dunia sebesar US$ 20 per ons.

Harga emas dunia masih berfluktuasi. Pada sesi perdagangan Jumat (14/8) atau Sabtu pagi waktu Indonesia, harga emas dunia turun hingga US$ 20 per ons. Alhasil, harga emas batangan di butik logam mulia Antam ikut merosot sebesar Rp 5.000 menjadi Rp 1.035.000 per gram.

Mengutip Bloomberg, harga emas turun hingga US$ 20,6 per ons di pasar berjangka Comex, yakni dari US$ 1.970,4 menjadi US$ 1.949,8 per ons. Sedangkan di pasar spot, harganya turun US$ 16,14 menjadi US$ 1.937,57. Namun saat berita ini ditulis harganya kembali naik ke level US$ 1.945,12.

Turunnya harga emas dipengaruhi melonjaknya imbal hasil (yield) US Treasury atau surat utang pemerintah Amerika Serikat (AS). “Harga emas dalam tekanan karena kenaikan yield US Treasury yang meyebabkan aksi jual investor,” kata analis ED&F Man Capital Markets, Edward Meir, seperti dikutip Reuters, Sabtu (15/8).

Kenaikan yield surat utang pemerintah AS turut mendorong nilai tukar dolar. Alhasil permintaan emas melemah karena opportunity cost memegang emas menjadi lebih tinggi dibandingkan instrumen lainnya.

Advertisement

Meir mengatakan saat ini investor terus memantau perkembangan paket stimulus baru yang saat ini pembahasannya masih menemui jalan buntu di kongres AS. Investor juga memantau pembicaraan dagang antara AS dan Tiongkok hari ini.

Dalam jangka pendek, harga emas dunia diperkirakan terkonsolidasi di kisaran US$ 1.900 – 1.950 per ons, dengan level support di kisaran US$ 1.875 – 1.880 per ons.

Meski demikian menurut analis Standard Chartered, dalam jangka panjang harga emas masih dalam tren positif. “Dengan nilai tukar dolar yang lemah dan besarnya stimulus, kami prediksi tingkat suku bunga akan tetap rendah atau bahkan negatif,” kata analis tersebut.

Adapun harga emas dunia telah melesat hingga 28% sepanjang tahun ini seiring gelontoran stimulus untuk membangkitkan perekonomian dari krisis pandemi corona. Hal ini membuat investor memburu logam mulia ini untuk melindungi asetnya dari kemungkinan inflasi dan pelemahan mata uang.

Seiring dengan turunnya harga emas dunia, emas batangan Antam pun ikut merosot. Pagi ini harga logam mulia Antam turun Rp 5.000 menjadi Rp 1.035.000 per gram. Sedangkan harga jual kembalinya turun Rp 3.000 menjadi Rp 927.000 per gram.

Harga emas batangan Antam selengkapnya, Sabtu 15 Agustus 2020 adalah sebagai berikut:

  • Emas batangan 0,5 gram Rp 547.000
  • Emas batangan 1 gram Rp 1.035.000
  • Emas batangan 2 gram Rp 2.010.000
  • Emas batangan 3 gram Rp 2.990.000
  • Emas batangan 5 gram Rp 4.955.000
  • Emas batangan 10 gram Rp 9.845.000
  • Emas batangan 25 gram Rp 24.487.000
  • Emas batangan 50 gram Rp 49.895.000
  • Emas batangan 100 gram Rp 97.712.000
  • Emas batangan 250 gram Rp 244.015.000
  • Emas batangan 500 gram Rp 487.820.000
  • Emas batangan 1.000 gram Rp 975.600.000

News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait